Rabu, 15 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tertunda Pandemi 2021, Watchdoc Terima Penghargaan Ramon Magsaysay

Senin, 13 November 2023
A A
Perwakilan Watchdoc (2 dan 3 dari kiri) bersama pemenang lain menerima Penghargaan Ramon Magsaysay 2021 di Manila pada 11 ovember 2023. Foto Istimewa.

Perwakilan Watchdoc (2 dan 3 dari kiri) bersama pemenang lain menerima Penghargaan Ramon Magsaysay 2021 di Manila pada 11 ovember 2023. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rumah produksi film dokumenter dari Indonesia, Watchdoc akhirnya menerima secara langsung Penghargaan Ramon Magsaysay di gedung Metropolitan Teater di Manila, Filipina pada 11 November 2023. Sebelumnya, panitia telah mengumumkan lima pemenang pada Agustus 2021 lalu. Lantaran terhalang pandemi, hadiah “Nobel” versi Asia tersebut baru dapat diserahkan tahun ini.

Alasan Watchdoc dinilai layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut karena sebagai pembuat film dokumenter itu dianggap telah berkontribusi bagi peradaban dan masyarakat di Asia melalui karya-karya yang berkualitas dan independen dalam mengangkat isu-isu publik. Baik terkait tema-tema sosial, politik, kemanusiaan dan lingkungan.

“Di tengah informasi yang serba instan, bahkan merebaknya hoaks, Watchdoc mengkombinasikan film dokumenter, jurnalisme investigatif, dan mendistribusikannya melalui platform digital dan nonton bersama,” ujar Presiden Yayasan Ramon Magsaysay Award, Susan Afan dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 12 November 2023.

Baca Juga: Gunung Api Dukono Kembali Meletus, Ini Daftar Gunung Paling Aktif Erupsi

Rumah produksi yang didirikan jurnalis Dandhy Dwi Laksono dan Andhy Panca pada 2009 itu juga dianggap konsisten mengangkat isu-isu yang diabaikan media-media arus utama. Panitia penghargaan Ramon Magsaysay memasukkan Watchdoc dalam kategori “Emergent Leadership”. Dan untuk pertama kalinya kategori ini diterima oleh sebuah organisasi, bukan perorangan.

“Yang membanggakan bagi kami adalah penghargaan ini sebagai pengakuan kerja-kerja kolektif. Bukan pencapaian individual,” kata Dandhy Laksono yang mewakili Watchdoc bersama produser senior, Edy Purwanto.

Dandhy adalah sutradara beberapa film dokumenter seperti “Sexy Killers”, “The EndGame”, dan “Pulau Plastik”. Sementara Edy adalah sutradara “Konsorsium 110”, “Undocumented”, dan “Wadas Waras”.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Dandhy Dwi Laksonofilm dokumenterManila FilipinaPenghargaan Ramon MagsaysaySexy KillersWadas WarasWatchdoc

Editor

Next Post
Pohon kayu ditebang dalam kawasan hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Masyarakat Sipil Serukan Pemerintah Stop Bakar Hutan untuk Bioenergi, Mengapa?

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media