Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tertunda Pandemi 2021, Watchdoc Terima Penghargaan Ramon Magsaysay

Senin, 13 November 2023
A A
Perwakilan Watchdoc (2 dan 3 dari kiri) bersama pemenang lain menerima Penghargaan Ramon Magsaysay 2021 di Manila pada 11 ovember 2023. Foto Istimewa.

Perwakilan Watchdoc (2 dan 3 dari kiri) bersama pemenang lain menerima Penghargaan Ramon Magsaysay 2021 di Manila pada 11 ovember 2023. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rumah produksi film dokumenter dari Indonesia, Watchdoc akhirnya menerima secara langsung Penghargaan Ramon Magsaysay di gedung Metropolitan Teater di Manila, Filipina pada 11 November 2023. Sebelumnya, panitia telah mengumumkan lima pemenang pada Agustus 2021 lalu. Lantaran terhalang pandemi, hadiah “Nobel” versi Asia tersebut baru dapat diserahkan tahun ini.

Alasan Watchdoc dinilai layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut karena sebagai pembuat film dokumenter itu dianggap telah berkontribusi bagi peradaban dan masyarakat di Asia melalui karya-karya yang berkualitas dan independen dalam mengangkat isu-isu publik. Baik terkait tema-tema sosial, politik, kemanusiaan dan lingkungan.

“Di tengah informasi yang serba instan, bahkan merebaknya hoaks, Watchdoc mengkombinasikan film dokumenter, jurnalisme investigatif, dan mendistribusikannya melalui platform digital dan nonton bersama,” ujar Presiden Yayasan Ramon Magsaysay Award, Susan Afan dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 12 November 2023.

Baca Juga: Gunung Api Dukono Kembali Meletus, Ini Daftar Gunung Paling Aktif Erupsi

Rumah produksi yang didirikan jurnalis Dandhy Dwi Laksono dan Andhy Panca pada 2009 itu juga dianggap konsisten mengangkat isu-isu yang diabaikan media-media arus utama. Panitia penghargaan Ramon Magsaysay memasukkan Watchdoc dalam kategori “Emergent Leadership”. Dan untuk pertama kalinya kategori ini diterima oleh sebuah organisasi, bukan perorangan.

“Yang membanggakan bagi kami adalah penghargaan ini sebagai pengakuan kerja-kerja kolektif. Bukan pencapaian individual,” kata Dandhy Laksono yang mewakili Watchdoc bersama produser senior, Edy Purwanto.

Dandhy adalah sutradara beberapa film dokumenter seperti “Sexy Killers”, “The EndGame”, dan “Pulau Plastik”. Sementara Edy adalah sutradara “Konsorsium 110”, “Undocumented”, dan “Wadas Waras”.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Dandhy Dwi Laksonofilm dokumenterManila FilipinaPenghargaan Ramon MagsaysaySexy KillersWadas WarasWatchdoc

Editor

Next Post
Pohon kayu ditebang dalam kawasan hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Masyarakat Sipil Serukan Pemerintah Stop Bakar Hutan untuk Bioenergi, Mengapa?

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media