Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Harimau Sumatra dari Induk Korban Konflik dengan Manusia Lahir di Sanctuary Barumun

Kabar bahagia datang dari Sanctuary Barumun di Sumatera Utara. Gadis, harimau Sumatra betina yang kaki kanan bagian depannya harus diamputasi buntut konflik dengan manusia, melahirkan tiga ekor anak.

Sabtu, 12 Februari 2022
A A
Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tempat ini menyiapkan harimau Sumatra korban konflik untuk bisa dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya,” ungkap Irzal sebagaimana dilansir dari laman menlhk.go.id, Kamis, 10 Februari 2022.

Besti, bayi orangutan Kalimantan ke-101 lahir di Lamandau

Sementara kabar gembira juga dikirim dari Suaka Margasatwa Lamandau, Kalimantan Tengah. Bayi orangutan ke-101 lahir di area soft release di sana pada 16 Januari 2022 lalu sekaligus bayi orangutan ke-2 yang lahir pada 2022. Bayi orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang lahir dari induknya bernama Berline itu diberi nama Besti.

Kelahiran Besti diketahui oleh Kepala Resort SML, Sugih Trianto. Dia melihat Berline sedang makan di Camp Buluh. Saat petugas Resort SML bersama dengan staf Orangutan Foundation (OF-UK) melakukan groundcheck, terlihat Berline tengah membawa anaknya. Petugas kesulitan mengetahui jenis kelaminnya karena Berline menjauh saat didekati petugas. Petugas juga belum bisa mengikutinya karena debit air sedang meninggi.

Kepala Balai KSDA Kalteng Nur Patria Kurniawan menyampaikan kelahiran bayi orangutan menjadi tanda keberhasilan pengembangbiakkan (breeding) di wilayah konservasi tersebut.

 

Berline, orangutan kalimantan di Lamandau. Foto menlhk.go.id.
Berline, orangutan kalimantan di Lamandau. Foto menlhk.go.id.

“Kami mengajak semua pihak baik, pemerintah, swasta, LSM, maupun masyarakat untuk semakin peduli akan kelestarian satwa orangutan yang merupakan satwa dilindungi,” kata Nur Patria yang dilansir dari laman menlhk.go.id, Kamis, 10 Februari 2022.

Orangutan Kalimantan merupakan salah satu satwa yang dilindungi menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Juga diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: harimau sumateraOrangutan kalimantanPanthera tigris sumatraePongo pygmaeusSanctuary Harimau BarumunSatwa DilindungiSuaka Margasatwa Lamandau

Editor

Next Post
Banjir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Sumber foto BNPB.

Banjir di Kapuas Hulu Kalbar, Ketinggian Air di 8 Desa Capai Satu Meter

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media