“Ada ilmu psikoneurologi, artinya ketika pikiran kita, psikis kita baik, maka imun kita akan meningkat. Saat imun meningkat, sel tubuh menjadi senang, itu yang menjadikan sel beroksigen,” papar Andriyanto.
Cara mencegah penularan
Pertama, memakai masker dengan benar. Masker akan diganti dengan yang baru setelah dipakai 4-5 jam.
“Kalau tidak bisa ganti, ya lebih baik jangan keluar rumah,” kata Andriyanto.
Kedua, mencuci tangan menggunakan sabun, handsanitizer, dan tisu basah yang mengandung antiseptik.
Ketiga, harus menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Baca Juga: Anda Batuk karena Covid-19 atau Bukan, Bisa Dideteksi Alat Ini
Koordinator Program Studi S-2 Magister Imunologi Sekolah Pascasarjana Unair, Prof. Theresia Indah Budhy S. menegaskan agar masyarakat menjaga kesehatan, terlebih pada kondisi cuaca saat ini. Mengingat perubahan drastis suhu dan daya tahan tubuh menyebabkan sistem imun menjadi turun naik.
“Caranya, kita harus tetap semangat, tetap bahagia, makannya juga dijaga, dan istirahat cukup,” kata Theresia.
Bisa sembuh sendiri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Ashta Triyono menjelaskan, sebetulnya penyakit Covid-19 bisa sembuh sendiri. Namun membutuhkan imunitas internal supaya bisa melawan dari dalam tubuh sendiri.
“Apapun bentuk virusnya, terapi yang dilakukan sama yaitu imunitas yang ada dalam tubuh. Cara berpikir positif, termasuk nutrisi yang bagus menjadi pintu utama,” papar Erwin.
Erwin membagikan pengalamannya saat pihaknya merawat pasien Covid-19. Mereka tidak memprioritaskan pada penggunaan antivirus atau obat-obatan yang berlebihan. Melainkan mengutamakan dukungan nutrisi dan membuat pasien gembira seakan-akan tempat isolasi adalah tempat terbaik bagi mereka agar tidak menularkan orang lain.
Baca Juga: Pasien Konfirmasi Omicron Bisa Isoman, Asalkan Usia 45 Tahun ke Bawah
“Dan itu memberi kontribusi psikologis yang positif, imunitasnya juga terangkat,” tutur Erwin.
Pada akhir, Andriyanto menegaskan, hal terpenting adalah faktor perilaku dan komunikasi untuk perubahan perilaku. Yakni bagaimana mengedukasi masyarakat agar dapat memahaminya. Andriyanto juga menegaskan, bahwa mengelola imunitas pada tubuh berarti kita harus bisa memahami diri kita sendiri.
“Jadi prinsip protokol kesehatan bukan sekadar slogan,” jelas Andriyanto. [WLC02]
Discussion about this post