Selasa, 10 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tradisi Jamuan Ladosan Dhahar Kembul Bujana ala Keraton Yogyakarta

Makan bersama ramai-ramai bareng teman sudah biasa. Namun bagaimana dengan tradisi makan bersama ala raja-raja Jawa?

Minggu, 20 Maret 2022
A A
Jamuan welcome dinner tamu delegasi EdWG G20 di Yogyakarta. Foto kemdikbud.go.id.

Jamuan welcome dinner tamu delegasi EdWG G20 di Yogyakarta. Foto kemdikbud.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Pilihan makanan dalam set menu ladosan dhahar kembul bujana dimulai dari makanan pembuka (appetizer) hingga makanan penutup (dessert) yang menjadi menu favorit para sultan, mulai dari Sri Sultan Hamengku Buwono VII hingga IX. Ada 11 menu dihidangkan untuk para tamu, meliputi Bir Jawa, Roti Jok Semur Ayam, Ledre Pisang, Salad Mentimun, Nasi Pandan Wangi, Dendeng Age, Sapitan Lidah, Zwaart Zuur (Bebek Asam Hitam), Lombok Kethok Sandung Lamur, Setup Pakis Taji, dan Rondo Topo, dengan Saus Karamel.

Prosesi Ladosan Dhahar Kembul Bujana diawali dengan parade tujuh petugas perempuan dan laki-laki yang berjalan kaki dari dapur utama menuju gadri atau Bale Kambang. Penanggung jawab pembawa jodhang dipimpin oleh seorang bekel atau cucuk lampah. Kemudian disusul pembawa tembang di sebelah kiri, bersama empat petugas pembawa jodhang, dan terakhir pramusaji perempuan yang bertugas menyajikan hidangan di meja tamu.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Sebelum hidangan disajikan, para delegasi menyaksikan Tari Srimpi Pandhelori yang diiringi musik gamelan Gendhing Pandhelori. Tari tersebut biasanya hanya ditampilkan saat acara khusus di Keraton Yogyakarta.

Ketua EdWG G20, Iwan Syahril berharap melalui tradisi ladosan dhahar kembul bujana, para delegasi bisa mendapatkan pengalaman tak terlupakan di Yogyakarta. “Malam ini, kami ingin memperkenalkan Anda mengenai budaya dan tradisi berusia ratusan tahun yang diwujudkan dalam bentuk keramahan, tarian, dan masakan,” tutur Iwan. [WLC02]

Sumber: kemdikbud.go.id, 17 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: EdWG G20kembul bujanaKeraton Yogyakartaladosan dhahar kembul bujanatradisitradisi makan raja-raja Jawa

Editor

Next Post
Ilustrasi investasi bodong. Foto stevepb/pixabay.com.

Kata Kunci Terhindar dari Investasi Bodong: Legal dan Logis

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media