Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Kunci Terhindar dari Investasi Bodong: Legal dan Logis

Ingin jadi crazy rich? Hati-hati, jangan ambil jalan pintas sehingga terjebak dalam investasi bodong.

Senin, 21 Maret 2022
A A
Ilustrasi investasi bodong. Foto stevepb/pixabay.com.

Ilustrasi investasi bodong. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Apabila anda mendapat iming-iming profit yang menggiurkan dalam waktu singkat dalam bisnis investasi, segeralah mengambil sikap waspada. Lantaran tak menutup kemungkinan tawaran tersebut merupakan salah satu bentuk investasi bodong. Jadi jangan mudah percaya jalan pintas menjadi crazy rich. Lantas bagaimana caranya agar tak terjebak?

Pengamat perbankan, keuangan, dan investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM, Eddy Junarsin mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan dua hal dalam berinvestasi.

“Kata kuncinya itu 2 L, yaitu legal dan logis,” kata Eddy menanggapi kasus aplikasi Binomo yang menyeret dua orang influencer sebagaimana dilansir dari laman ugm.ac.id, Ahad, 20 Maret 2022.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Maksud dari legal, bahwa ketika akan berinvestasi, masyarakat sebaiknya terbiasa untuk mendalami soal profil perusahaan penyedia aplikasi. Untuk mencari tahu perusahaan dan aplikasinya legal atau tidak, apa yang dijual, berikut mencari tahu pengalaman orang yang sudah berinvestasi.

Sedangkan logis maksudnya menilai tingkat kewajarannya. Jika menawarkan keuntungan hingga 200 persen per bulan, maka tentu saja tidak logis.

“Tidak ada bisnis yang mampu memberikan keuntungan secara instan berlipat-lipat,” jelas Eddy.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: crazy richinfluenzerinvestasi bodonglegal dan logisperjudian

Editor

Next Post
Prof. Slamet Ibrahim Surantaatmadja/Foto itb.ac.id.

Slamet Ibrahim Surantaatmadja: Tak Semua Negara Produsen Farmasi Mensyaratkan Status Halal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media