Kamis, 13 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Kunci Terhindar dari Investasi Bodong: Legal dan Logis

Ingin jadi crazy rich? Hati-hati, jangan ambil jalan pintas sehingga terjebak dalam investasi bodong.

Senin, 21 Maret 2022
A A
Ilustrasi investasi bodong. Foto stevepb/pixabay.com.

Ilustrasi investasi bodong. Foto stevepb/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Apabila anda mendapat iming-iming profit yang menggiurkan dalam waktu singkat dalam bisnis investasi, segeralah mengambil sikap waspada. Lantaran tak menutup kemungkinan tawaran tersebut merupakan salah satu bentuk investasi bodong. Jadi jangan mudah percaya jalan pintas menjadi crazy rich. Lantas bagaimana caranya agar tak terjebak?

Pengamat perbankan, keuangan, dan investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM, Eddy Junarsin mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan dua hal dalam berinvestasi.

“Kata kuncinya itu 2 L, yaitu legal dan logis,” kata Eddy menanggapi kasus aplikasi Binomo yang menyeret dua orang influencer sebagaimana dilansir dari laman ugm.ac.id, Ahad, 20 Maret 2022.

Baca Juga: Pernah Mengalami Quarter Life Crisis? Begini Proses dan Cara Mengatasinya

Maksud dari legal, bahwa ketika akan berinvestasi, masyarakat sebaiknya terbiasa untuk mendalami soal profil perusahaan penyedia aplikasi. Untuk mencari tahu perusahaan dan aplikasinya legal atau tidak, apa yang dijual, berikut mencari tahu pengalaman orang yang sudah berinvestasi.

Sedangkan logis maksudnya menilai tingkat kewajarannya. Jika menawarkan keuntungan hingga 200 persen per bulan, maka tentu saja tidak logis.

“Tidak ada bisnis yang mampu memberikan keuntungan secara instan berlipat-lipat,” jelas Eddy.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: crazy richinfluenzerinvestasi bodonglegal dan logisperjudian

Editor

Next Post
Prof. Slamet Ibrahim Surantaatmadja/Foto itb.ac.id.

Slamet Ibrahim Surantaatmadja: Tak Semua Negara Produsen Farmasi Mensyaratkan Status Halal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media