Jumat, 18 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Uji Klinis I, Bersertifikat Halal hingga 2026

Kamis, 10 Februari 2022
A A
Seremonial uji klinis pertama vaksin Merah Putih di Unair, 9 Februari 2022. Foto unair.ac.id.

Seremonial uji klinis pertama vaksin Merah Putih di Unair, 9 Februari 2022. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Vaksin Merah Putih besutan Universitas Airlangga, PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo mulai dilakukan uji klinis tahap pertama pada 9 Februari 2022. Rencananya, vaksin tersebut akan diproyeksikan sebagai booster, vaksin anak, dan vaksin donasi internasional, termasuk negara dengan populasi muslim.

“Presiden bersedia menggunakan ini sebagai vaksin donasi dari Indonesia, khususnya sebagai ketua G20 ke negara-negara lain yang membutuhkan,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual, Rabu (9/2).

Baca Juga: Apakah Vaksin Efektif Mencegah Penularan Varian Covid-19, Ini Simulasinya

Usai uji klinis, vaksin ini harus segera menempuh proses registrasi skala global sebelum diedarkan secara internasional.

“Proses registrasi di World Health Organization (WHO) dan mendapatkan listing internasional,” imbuh Budi.

Vaksin bersertifikat halal

Rektor Universitas Airlangga Prof. Mohammad Nasih menyatakan vaksin Merah Putih telah diproyeksikan sebagai produk vaksin kebanggaan nasional dengan bersertifikat halal. Pihaknya berharap kehadiran vaksin merah putih benar-benar menjadi solusi dari pandemi Covid-19.

”Vaksin ini akan menjadi vaksin Covid-19 berstatus halal pertama. Sertifikatnya berlaku dari 7 Februari 2022 hingga 6 Februari 2026,” tutur Nasih.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Muhadjir Effendy menambahkan, bahwa vaksin Merah Putih bisa menekankan pada aspek kehalalan.

Baca Juga: Antibodi Turun Setelah 6 Bulan Vaksinasi Primer, Ini Mekanisme Vaksinasi Booster

“Ini akan membawa kita menjadi confidence untuk memberikan vaksin ini kepada negara-negara, terutama mayoritas beragama Islam, seperti di wilayah Afrika yang memang mengalami kendala. Bukan hanya kendala teknis, tapi juga kendala keyakinan itu tadi,” kata Muhadjir sebagaimana dilansir dari laman unair.ac.id, Rabu, 9 Februari 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: sertifikat halaluji klinisUnairvaksinvaksin Merah PutihWHO

Editor

Next Post
Wwarga bersama tim gabungan membersihkan jalan yang tertimbun material tanah longsor di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, pada Rabu, 9 Februari 2022. Foto BPBD Kabupaten Wonosobo.

Satu Orang Tewas dalam Musibah Tanah Longsor di Wonosobo

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media