Senin, 25 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Wisata Berburu Cacing di NTB

NTB kaya akan wisata alam. Mulai dari menikmati sunset di Bukit Merese, bertandang ke rumah adat Suku Sasak, higga berburu cacing.

Minggu, 12 Februari 2023
A A
Festival Bau Nyale di NTB.Foto dok. BPK Penabur.

Festival Bau Nyale di NTB.Foto dok. BPK Penabur.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: GARCHOC, Bawang Putih Rasa Cokelat untuk Imunitas Tubuh

Desa Adat Sade

Untuk mengenal budaya lokal NTB, wistawan bisa berkunjung ke Desa Adat Sade. Salah satu desa wisata di NTB ini berada di Rembitan, Lombok Tengah. Di sana bisa melihat langsung keseharian masyarakat Suku Sasak. Salah satunya menenun kain yang menjadi cenderamata khas dari Desa Sade.

Rumah adat Suku Sasak adalah salah satu yang unik. Dindingnya terbuat dari anyaman dengan atap alang-alang kering. Sementara bagian lantai rumahnya terbuat dari campuran kotoran kerbau, tanah liat, dan jerami.

Baca Juga: Tanggul Limbah Batu Bara di Malinau dan Bunyu Jebol Berulangkali, Jatam Desak Pemerintah Cabut Izin

Festival Bau Nyale

Destinasi yang tak kalah unik adalah berkunjung ke Pantai Kuta dan Pantai Seger. Wisatawan bisa mencoba tradisi menangkap cacing di sekitar pantai. Tradisi yang dikenal dengan istilah Bau Nyale ini akan diadakan setiap tanggal 20 bulan 10 menurut penanggalan Suku Sasak. Dalam penanggalan Masehi sekitar Februari atau Maret.

Masyarakat Sasak percaya, tradisi berburu nyale dapat mendatangkan kesejahteraan. Cacing hasil perburuan akan ditaburkan di sawah-sawah atau diolah menjadi makanan. [WLC02]

Sumber: Kemenparekraf

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bau NyaleBukit MereseDesa Adat SadeGili NangguKemenparekrafNusa Tenggara Barat

Editor

Next Post
Gempa kembali mengguncang Ransiki, Manokwari Selatan, Papua Barat, pada Senin tengah malam, 13 Februari 2023. Foto tangkap layar Google Earth, pusat gempa magnitudo 5,3 di Ransiki berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa 5,3 Magitudo kembali Guncang Ransiki Manokwari Selatan Papua Barat

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media