Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

2 Gunung di Sulawesi Utara Siaga, Gunung Ruang Meletus Semalam

Rabu, 17 April 2024
A A
Gunung Ruang di Sulawesi Utara meletus, 17 April 2024 dini hari. Foto Dok. BPBD Sitaro.

Gunung Ruang di Sulawesi Utara meletus, 17 April 2024 dini hari. Foto Dok. BPBD Sitaro.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan laporan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara meletus pada Selasa, 16 April 2024 malam. Lokasi terdampak di Desa Pumpente dan Desa Patologi, Kecamatan Tagulandang.

Kemudian pada Rabu, 17 April 2024, pukul 01:30 WIB, gunung tersebut kembali erupsi dan terjadi hujan abu vulkanik. BPBD Sitaro melaporkan, jaringan komunikasi di Kampung Laingpatehi terganggu, sehingga komunikasi terputus.

Pascaerupsi, sebanyak 272 kepala keluarga atau 828 jiwa mengungsi. Lokasi pengungsian meliputi 45 jiwa berada di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tagulandang serta 783 jiwa di rumah kerabat dan saudara di daratan Pulau Tagulandang.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Hingga 21 April

Lokasi pengungsian lain di Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi dan GOR Tagulandang di Kecamatan Tagulandang. Apabila terjadi perluasan dampak erupsi,juga telah disiapakn alternatif lokasi pengungsian lain di rumah-rumah ibadah di wilayah Tagulandang Selatan dan Tagulandang Utara.

“Masyarakat di Desa Patologi dan Desa Pumpente dievakuasi ke Tagulandang dengan menggunakan kapal ferry KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung. Ditambah perahu penyeberangan milik warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam siaran tertulisnya, 17 April 2024.

Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari terhitung mulai tanggal 16 – 29 April 2024 untuk penanganan erupsi Gunung Ruang. BPBD Sitaro dan BPBD Sulawesi Utara memberikan bantuan berupa 123 lembar tikar, 120 pcs selimut dan 400 lembar masker. BPBD melakukan kaji cepat, evakuasi dan penyiapan sarana evakuasi di Tagulandang.

Baca Juga: Semua Korban Jiwa Longsor di Tana Toraja Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

Pemerintah daerah juga mempersiapkan 30 personil di lapangan yang terdiri dari BPBD, perangkat Kecamatan Tagulandang, perangkat kampung, kelurahan, SatPol PP, pemadam kebakaran dan Dinas Kesehatan. Basarnas Manado sudah tiba di Tagulandang dengan KM. Bimasena dengan kekuatan personil 20 yang terdiri dari 15 ABK dan 5 rescuer pada 17 April 2024.

2 Gunung Berstatus Siaga

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menaikkan secara bersamaan status Gunung Api Ruang dan Gunung Api Awu di Sulawesi Utara dari dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Penaikan status dua gunung itu terhitung mulai tanggal 16 April 2024 pukul 16.00 WITA untuk Gunung Ruang dan pukul 18.00 WITA untuk Gunung Awu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBBPBD SitaroGunung AwuGunung RuangKabupaten Kepulauan SitaroPVMBG Badan GeologiStatus Siaga

Editor

Next Post
Menkeu Sri Mulyani dan Presiden ADB Masatsugu Asakawa di Washington DC, 16 April 2024. Foto Andi Al Hakim/Biro KLI Kemenkeu.

Menkeu dan Presiden ADB Bahas Kerja Sama Uji Coba Pensiun Dini PLTB

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media