Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Air Pasang Naik Saat Penyeberangan Arus Mudik Merak – Bakauheni

Rabu, 26 Maret 2025
A A
Konpers tentang Peringatan Cuaca dan Gelombang Tinggi dalam Peninjauan Arus Mudik Lebaran 2025 di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, 26 Maret 2025. Foto BMKG.

Konpers tentang Peringatan Cuaca dan Gelombang Tinggi dalam Peninjauan Arus Mudik Lebaran 2025 di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, 26 Maret 2025. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang tinggi juga menjadi perhatian utama, terutama saat kecepatan angin meningkat.

“Ketinggian gelombang di perairan sekitar Merak-Bakauheni diperkirakan dapat mencapai 1,5 hingga 2 meter selama periode 27-31 Maret 2025,” jelas dia.

Seluruh stakeholder yang terlibat dalam arus mudik Lebaran, khususnya operator penyeberangan Merak-Bakauheni, diimbau untuk mematuhi SOP yang telah disepakati guna memastikan keselamatan pelayaran dan perjalanan pemudik. BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat serta pihak terkait.

Selanjutnya, digelar rapat koordinasi kesiapan arus mudik Lebaran di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak yang juga dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub), Menkes, MenPPPA, Kapolri, Panglima TNI, Wakil Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenpolkam), Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta Gubernur Banten. Fokus utama pembahasan adalah kelancaran arus penyeberangan Merak-Bakauheni serta keselamatan pelayaran. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Air Pasangarus mudikKepala BMKG Dwikorita KarnawatiMerak - BakauheniSelat Sunda

Editor

Next Post
Pakar Pengelolaan Lingkungan dan Pencemaran IPB University, Prof. Hefni Effendi. Foto Dok. IPB University.

Hefni Effendi, Kurangi Polusi Udara Saat Mudik dengan Angkutan Massal

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media