Minggu, 9 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Akses Pupuk Kimia Sulit, Petani Maratua Membuat Pupuk Organik

Senin, 23 September 2024
A A
Pembuatan pupuk organik dan pestisida alami di Maratua, Berau, Kalimantan Timur. Foto ITB.

Pembuatan pupuk organik dan pestisida alami di Maratua, Berau, Kalimantan Timur. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang mayoritas berprofesi sebagai petani terkendala dalam memperoleh pupuk kimia untuk budidaya tanaman. Akses pupuk cukup sulit dan harga relatif tinggi. Akibatnya, budidaya tanaman terhambat. Selain itu, hama pengganggu tanaman serta tanah yang tidak subur menyebabkan petani kerap mengalami kerugian.

Tim Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat di Maratua berupa kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik, campuran media tanam dan pestisida hayati. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 29 Juli hingga 30 Agustus 2024.

Mereka memberikan pelatihan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Maratua dalam bertani secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kegiatan ini pun bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan pupuk kimia.

Baca Juga: Djati Mardiatno, Masyarakat Bisa Lakukan Mitigasi Kekeringan Mandiri

Masyarakat dilatih untuk membuat pupuk organik cair, campuran media tanam, serta pestisida hayati dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah tersedia di sekitar kampung. Bahan tersebut meliputi daun pepaya, air kelapa, hingga limbah ikan. Selanjutnya, pupuk, media tanam, dan pestisida hayati yang telah dibuat, kemudian diaplikasikan pada demplot serta instalasi hidroponik baru.

Kegiatan pelatihan ini diikuti anggota PKK Kampung Payung-Payung. Peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan. Melihat antusiasme peserta, Sekretaris Desa, Mirna, berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat memotivasi masyarakat Maratua lebih semangat dalam bertani dan memandang pertanian sebagai sarana yang dapat digunakan untuk pemenuhan gizi keluarga.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ITBmasyarakat Maratuapertanian berkelanjutanpupuk organik

Editor

Next Post
PLTA Poso. Foto pln.co.id.

Jalur Ikan Mencegah Gangguan Rute Migrasi Ikan di PLTA Poso

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media