Minggu, 1 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Akses Pupuk Kimia Sulit, Petani Maratua Membuat Pupuk Organik

Senin, 23 September 2024
A A
Pembuatan pupuk organik dan pestisida alami di Maratua, Berau, Kalimantan Timur. Foto ITB.

Pembuatan pupuk organik dan pestisida alami di Maratua, Berau, Kalimantan Timur. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang mayoritas berprofesi sebagai petani terkendala dalam memperoleh pupuk kimia untuk budidaya tanaman. Akses pupuk cukup sulit dan harga relatif tinggi. Akibatnya, budidaya tanaman terhambat. Selain itu, hama pengganggu tanaman serta tanah yang tidak subur menyebabkan petani kerap mengalami kerugian.

Tim Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat di Maratua berupa kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik, campuran media tanam dan pestisida hayati. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 29 Juli hingga 30 Agustus 2024.

Mereka memberikan pelatihan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Maratua dalam bertani secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kegiatan ini pun bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan pupuk kimia.

Baca Juga: Djati Mardiatno, Masyarakat Bisa Lakukan Mitigasi Kekeringan Mandiri

Masyarakat dilatih untuk membuat pupuk organik cair, campuran media tanam, serta pestisida hayati dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah tersedia di sekitar kampung. Bahan tersebut meliputi daun pepaya, air kelapa, hingga limbah ikan. Selanjutnya, pupuk, media tanam, dan pestisida hayati yang telah dibuat, kemudian diaplikasikan pada demplot serta instalasi hidroponik baru.

Kegiatan pelatihan ini diikuti anggota PKK Kampung Payung-Payung. Peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan. Melihat antusiasme peserta, Sekretaris Desa, Mirna, berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat memotivasi masyarakat Maratua lebih semangat dalam bertani dan memandang pertanian sebagai sarana yang dapat digunakan untuk pemenuhan gizi keluarga.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ITBmasyarakat Maratuapertanian berkelanjutanpupuk organik

Editor

Next Post
PLTA Poso. Foto pln.co.id.

Jalur Ikan Mencegah Gangguan Rute Migrasi Ikan di PLTA Poso

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media