Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivis Greenpeace Dapat Kiriman Bangkai Ayam, Diduga Kritik Penanganan Bencana Sumatra

Selasa, 30 Desember 2025
A A
Aktivis Greenpeace membentangkan banner saat aksi damai kreatif di Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur yang menjadi pintu masuk ke area IKN, pada 17 Agustus 2023. Foto Jurnasyanto Sukarno/Greenpeace.

Aktivis Greenpeace membentangkan banner saat aksi damai kreatif di Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur yang menjadi pintu masuk ke area IKN, pada 17 Agustus 2023. Foto Jurnasyanto Sukarno/Greenpeace.

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini, Iqbal melalui akun media sosial pribadinya kerap menayangkan unggahan tentang banjir Sumatra dan respons pemerintah dalam menangani bencana tersebut. Sejumlah juru kampanye Greenpeace juga banyak bersuara lewat wawancara media maupun media sosial.

Berbagai pernyataan tersebut berangkat dari temuan tim yang pergi ke lapangan pascabencana, serta temuan dan analisis Greenpeace. Namun dalam beberapa hari terakhir, Iqbal banyak menerima serangan di kolom komentar unggahan media sosialnya. Juga pesan bernada ancaman lewat direct message Instagram.

Leonard menjelaskan, kritik publik, termasuk Iqbal terhadap cara pemerintah menangani banjir Sumatra sebenarnya lahir dari keprihatinan dan solidaritas terhadap para korban. Apalagi di balik banjir Sumatra ada persoalan perusakan lingkungan, yakni deforestasi dan alih fungsi lahan yang terjadi menahun, yang terjadi atas andil pemerintah juga.

Baca juga: Teknologi Filter Air dan Air Siap Minum Atasi Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra dari Mandi Lumpur

“Belum lagi pemerintahan Prabowo malah akan membuka jutaan hektare lahan di Papua, yang bakal merugikan masyarakat adat dan memperburuk dampak krisis iklim,” ujar Leonard.

Greenpeace Indonesia mengecam maraknya upaya teror terhadap masyarakat sipil, mulai dari aktivis, jurnalis, hingga pegiat media sosial. Kritik publik mestinya tak diperlakukan sebagai ancaman, melainkan ekspresi demokrasi dan pengingat bagi kekuasaan untuk tetap akuntabel. Kebebasan berbicara merupakan hak yang dijamin dalam konstitusi.

“Upaya teror tak akan membuat kami gentar. Greenpeace akan terus bersuara untuk keadilan iklim, HAM, dan demokrasi,” tegas Leonard. [WLC02]

Sumber: Green Peace Indonesia

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bangkai AyamBencana SumatraGreenpeace Indonesia

Editor

Next Post
Pembangunan huntara di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, 28 Desember 2025. Foto Alya Faradilla/Bidang Komunikasi Kabencanaan

Jangan Asal Membangun Hunian Tetap dan Sementara di Lokasi Bekas Banjir Bandang

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media