Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Sesar Opak Picu Gempa Darat Dangkal di Bantul Yogyakarta

Selasa, 27 Januari 2026
A A
Aktivitas Sesar Opak picu gempa darat dangkal 4,5 magnitudo di wilayah Bantul, Yogyakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Aktivitas Sesar Opak picu gempa darat dangkal 4,5 magnitudo di wilayah Bantul, Yogyakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa tektonik yang berpusat di darat kembali mengguncang wilayah pulau Jawa. Pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, pukul 08.20 WIB, gempa jenis menengah dengan episenter di darat, terjadi di wilayah Pacitan, Jawa Timur, dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa darat yang mengguncang wilayah Pacitan akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Guncangan gempa di Pacitan ini dirasakan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Denpasar, Bali.

Kurang dari enam jam setelah gempa darat di Pacitan, BMKG melaporkan terjadi gempa darat dangkal di wilayah Kabupaten Bantul, DIY.

Baca juga: Mitigasi Potensi Gempa di Yogyakarta, BMKG Survei Enam Jalur Sesar Opak

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, pada pukul 13.15 WIB wilayah Bantul dan sekitarnya diguncang gempa tektonik, 4,5 magnitudo.

Analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 7,87 derajat Lintang Selatan, 110,49 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 kilometer arah Timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” kata Ardhianto.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Aktivitas Sesar AktifGempa BantulGempa DaratGempa Darat DangkalSesar Opak

Editor

Next Post
Hari kelima pencarian korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, tim SAR gabung berhasil menemukan 53 korban yang meninggal dunia. Foto BNPB.

Korban Longsor Cisarua Mendapatkan Bantuan dan Dana Tunggu Hunian

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media