Wanaloka.com – Gempa tektonik yang berpusat di darat kembali mengguncang wilayah pulau Jawa. Pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, pukul 08.20 WIB, gempa jenis menengah dengan episenter di darat, terjadi di wilayah Pacitan, Jawa Timur, dengan kekuatan 5,7 magnitudo.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa darat yang mengguncang wilayah Pacitan akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Guncangan gempa di Pacitan ini dirasakan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Denpasar, Bali.
Kurang dari enam jam setelah gempa darat di Pacitan, BMKG melaporkan terjadi gempa darat dangkal di wilayah Kabupaten Bantul, DIY.
Baca juga: Mitigasi Potensi Gempa di Yogyakarta, BMKG Survei Enam Jalur Sesar Opak
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, pada pukul 13.15 WIB wilayah Bantul dan sekitarnya diguncang gempa tektonik, 4,5 magnitudo.
Analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 7,87 derajat Lintang Selatan, 110,49 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 kilometer arah Timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.
“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” kata Ardhianto.







Discussion about this post