Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Sesar Opak Picu Gempa Darat Dangkal di Bantul Yogyakarta

Selasa, 27 Januari 2026
A A
Aktivitas Sesar Opak picu gempa darat dangkal 4,5 magnitudo di wilayah Bantul, Yogyakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Aktivitas Sesar Opak picu gempa darat dangkal 4,5 magnitudo di wilayah Bantul, Yogyakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa tektonik yang berpusat di darat kembali mengguncang wilayah pulau Jawa. Pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, pukul 08.20 WIB, gempa jenis menengah dengan episenter di darat, terjadi di wilayah Pacitan, Jawa Timur, dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa darat yang mengguncang wilayah Pacitan akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Guncangan gempa di Pacitan ini dirasakan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Denpasar, Bali.

Kurang dari enam jam setelah gempa darat di Pacitan, BMKG melaporkan terjadi gempa darat dangkal di wilayah Kabupaten Bantul, DIY.

Baca juga: Mitigasi Potensi Gempa di Yogyakarta, BMKG Survei Enam Jalur Sesar Opak

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, pada pukul 13.15 WIB wilayah Bantul dan sekitarnya diguncang gempa tektonik, 4,5 magnitudo.

Analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 7,87 derajat Lintang Selatan, 110,49 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 kilometer arah Timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” kata Ardhianto.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Aktivitas Sesar AktifGempa BantulGempa DaratGempa Darat DangkalSesar Opak

Editor

Next Post
Hari kelima pencarian korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, tim SAR gabung berhasil menemukan 53 korban yang meninggal dunia. Foto BNPB.

Korban Longsor Cisarua Mendapatkan Bantuan dan Dana Tunggu Hunian

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media