Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alue Dohong: Pengelolaan Hutan Indonesia Berubah Menjadi Landscape Forest Management

Jika sebelumnya pengelolaan hutan dikotak-kotakkan, kini paradigma itu diubah. Seperti apakah perubahan paradigma itu?

Minggu, 13 Maret 2022
A A
Alue Dohong. Foto menlhk.go.id.

Alue Dohong. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Di sekitar kawasan hutan konservasi, seperti taman nasional terdapat spot wisata alam yang dapat digunakan sebagai forest healing tourism. Lokasi wisata alam itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga: Eksaminasi Putusan IPL Wadas: Majelis Hakim Tak Anggap Amicus Curiae Jadi Pertimbangan Putusan

“Masyarakat di sekitar lokasi wisata alam dapat dilatih dan diberdayakan menjadi pemandu wisata. Juga mengelola homestay untuk pengunjung. Jadi masyarakat harus merasakan manfaat dari taman nasional dan wisata alam,” terang Alue Dohong.

Pengelolaan hutan dengan prinsip landscape forest management memerlukan sinergi lintas batas dengan berbagai pihak atau kolaborasi pentahelix. Kolaborasi itu memerlukan multi-level leadership di beberapa pihak, seperti pemerintah, baik pusat maupun daerah, kemudian masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media.

Kebijakan KLHK terkait pengendalian perubahan iklim yang berasal dari sektor kehutanan, yaitu FoLU Net Sink 2030. Sektor kehutanan merupakan selah satu sektor yang berkontribusi besar dalam penurunan emisi GRK sebesar 17,2 persen. Melalui kebijakan FOLU NET SINK 2030, sektor kehutanan akan mempercepat target pengurangan emisi sesuai dengan NDC Indonesia yang telah diperbarui.

Baca Juga: Ana Nadhya Abrar: Nilai Kemanusiaan Jadi Batas Kanan Jurnalisme dalam Penulisan Biografi

Capaian Folu Net Sink by 2030 ditentukan oleh beberapa hal, pertama, pengurangan emisi dari deforestasi dan lahan gambut seperti dekomposisi gambut dan kebakaran gambut. Kedua, peningkatan kapasitas hutan alam dalam penyerapan karbon melalui pengurangan degradasi dan meningkatkan regenerasi. Ketiga, pengelolaan hutan lestari. Keempat, optimasi lahan tidak produktif untuk pembangunan hutan tanaman dan tanaman perkebunan. Kelima, restorasi dan perbaikan tata air gambut. Keenam, restorasi dan rehabilitasi hutan dengan pengayaan tanaman/peningkatan serapan karbon. [WLC02]

Sumber: menlhk.go.id, 10 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Alue DohongHutanKLHKlandscape forest managementpemberdayaan masyarakat

Editor

Next Post
Ilustrasi cemas berlebihan. Foto Pezibear/pixabay.com.

Mengenal Test Anxiety Disorder, Cemas Luar Biasa Hingga Pingsan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media