Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alue Dohong: Pengelolaan Hutan Indonesia Berubah Menjadi Landscape Forest Management

Jika sebelumnya pengelolaan hutan dikotak-kotakkan, kini paradigma itu diubah. Seperti apakah perubahan paradigma itu?

Minggu, 13 Maret 2022
A A
Alue Dohong. Foto menlhk.go.id.

Alue Dohong. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wakil Menteri  Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong menegaskan, paradigma pengelolaan hutan di Indonesia telah berubah menjadi landscape forest management. Bahwa pengelolaan hutan harus melihat semua hal, termasuk para pemangku kepentingan, seperti masyarakat dan aspek lingkungan di sekitarnya.

“Tidak lagi terkotak-kotak pengelolaannya. Zaman dulu, masyarakat harus dikeluarkan dari pengelolaan hutan. Sekarang adalah melihat semua dalam suatu lansekap yang harus diperhatikan dan diberdayakan,” kata Alue Dohong saat ia memberikan kuliah umum di depan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Pemerintah Investigasi Dugaan Kebocoran Sumur Gas di PLTP Sorik Marapi

Salah satu contohnya adalah wisata alam Danau Tambing, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bahwa pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan menjadi pagar sosial yang turut menjaga kelestariannya.

“Pagar sosial itu sangat penting dan harus kita bangun dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan sebagainya. Pemberdayaan ini akan membuat kawasan hutan kita tetap terjaga,” imbuh Alue Dohong.

Ada potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. Salah satunya melalui pemanfaatan jasa lingkungan seperti ekowisata. Alue Dohong memprediksi gaya hidup masyarakat umum dalam berwisata ke depan adalah kembali ke alam.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Alue DohongHutanKLHKlandscape forest managementpemberdayaan masyarakat

Editor

Next Post
Ilustrasi cemas berlebihan. Foto Pezibear/pixabay.com.

Mengenal Test Anxiety Disorder, Cemas Luar Biasa Hingga Pingsan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media