Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi

Saat ini sudah ditemukan setidaknya 59 jenis anggrek Merapi yang dilestarikan di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM).

Selasa, 12 Mei 2026
A A
Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.

Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.

Share on FacebookShare on Twitter

Komunitas Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) juga memiliki peran penting dalam konservasi anggrek di Indonesia. Mereka turut membudidayakan temuan anggrek baru dengan penyesuaian habitat aslinya. PAI juga mengadakan kompetisi ataupun seminar sebagai inisiasi edukatif serta konservatif.

Endang berharap agar anggrek di Indonesia dapat terus lestari dan lebih dikenal oleh masyarakat luas. Ia banyak melakukan kolaborasi bersama rekan dari bidang lain untuk menulis buku dari penelitian yang telah dilakukan. Cara ini dilakukannya untuk meneruskan perjuangan yang telah dilakukan oleh para pecinta anggrek sebelumnya agar pelestariannya terus dilanjutkan.

“Anggrek adalah identitas bangsa, maka tugas kita bersama adalah memastikan kelestariannya,” harap dia.

Menanam untuk tujuan wisata

Januari 2026 lalu, mahasiswa KKN PPM UGM periode 4 tahun 2026 melakukan aksi penanaman anggrek spesies Vanda tricolor di Kawasan Ekowisata Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Aksi itu bagian upaya penyelamatan flora endemik lereng Gunung Merapi.

Langkah konservasi ini diambil mengingat keberadaan anggrek Vanda tricolor yang mulai langka di alam liar akibat perburuan massal. Selain itu, masa pertumbuhan tanaman relatif lama.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Iqmal Tahir menjelaskan program ini juga dirancang untuk mengembangkan potensi anggrek sebagai ikon eduwisata. Alasannya, potensi anggrek Vanda suavis yang memiliki rona bunga yang cantik serta memiliki aroma yang cukup harum, sehingga perlu dibudidayakan sebagai ornamen pada tempat-tempat wisata di kawasan Merapi.

Keberadaan anggrek ini dapat menjadi potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata dengan terbentuknya spot taman yang estetik. Juga berfungsi menjadi daya tarik wisata alam dan eduwisata serta memberikan peluang ekonomi melalui wisata khusus dan fotografi. Terutama ketika musim berbunga pada bulan Agustus hingga Oktober. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Anggrek MerapiFakultas Biologi UGMGunung MerapiVanda tricolor

Editor

Next Post
Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.

Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media