Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

April-Mei 2023 Mulai Kemarau, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut

Senin, 30 Januari 2023
A A
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati tengah menjelaskan potensi karhutla pada musim kemarau 2023. Foto bmkg.go.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Musim kemarau 2023 diprakirakan akan dimulai pada April-Mei mendatang dan puncaknya pada bulan September. Potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tinggi, terutama di daerah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan pemerintah daerah untuk waspada dan siap-siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemerintah daerah harus bersiap, masyarakat pun perlu diedukasi dan diberi sosialisasi agar melakukan pencegahan dan antisipasi dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan,” papar Dwikorita di ruang monitoring Climate Early Warning BMKG, 25 Januari 2023. Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri KLHK Siti Nurbaya tengah berkunjung untuk melakukan monitoring iklim untuk mendukung pengendalian karhutla.

Baca Juga: Upaya Keluarkan Hutan Hujan Tropis Sumatera TNGL dari Daftar Dalam Bahaya UNESCO

Berdasarkan prediksi BMKG, setelah selama tiga tahun terakhir (2020, 2021, 2022) berlangsung La Nina dimana kondisi curah hujan di atas normal, tahun ini terdapat potensi penurunan curah hujan. Kondisi La Nina makin melemah dan transisi menuju kondisi netral. Dengan demikian, potensi terjadi peningkatan karhutla seperti yang terjadi pada 2019.

BMKG bersama BNPB, BPBD, TNI/Polri, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, pemerintah provinis, dan pemerintah kabupaten setempat terus berkoordinasi untuk menyiapkan berbagai langkah antisipasi dan persiapan. Juga peringatan dini menghadapi karhutla, termasuk menyiapkan skenario operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Baca Juga: Kolaborasi Teknologi dan Seni Hasilkan Kaki Buatan yang Fleksibel

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bencana HidrometeorologiBMKGkarhutlaKepala BMKG Dwikorita KarnawatiLa Ninalahan gambutmusim kemarau 2023

Editor

Next Post
Orangutan Laksmi dan bayinya yang bergelayut di dada kanan induknya. Foto ppid.menlhk.go.id.

Kabar Gembira, Laksmi Melahirkan Lagi dan Astuti Direhabilitasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media