Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

ART, Teknologi Bayi Tabung untuk Penyelamatan Satwa Langka dan Dilindungi

Teknologi ART ini merupakan cikal bakal teknologi program bayi tabung pada manusia.

Selasa, 17 Desember 2024
A A
Peluncuran teknologi ART di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Senin, 16 Desember 2024. Foto Dok. IPB University.

Peluncuran teknologi ART di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, Senin, 16 Desember 2024. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Cikal bakal dari bayi tabung manusia

Fasilitas BioBank, selain untuk penyimpanan sperma, sel telur, dan embrio, juga digunakan untuk membekukan sel somatis yang bisa digunakan sebagai sumber sel donor pada program klon.

Baca juga: Bencana Alam Indonesia hingga Periode Desember 2024 Menewaskan 469 Penduduk

“Teknologi ART ini merupakan cikal bakal teknologi program bayi tabung pada manusia,” ungkap dia.

Sesuai regulasi di Indonesia, program bayi tabung hanya boleh dilakukan pada pasangan suami-istri yang menikah secara resmi. Pada pasangan suami-istri yang belum mempunyai keturunan dan terdapat permasalahan pada kualitas sperma suami akan berakibat pada rendahnya hasil fertilisasi.

Pada metode konvensional, pembuahan secara in vitro dibutuhkan sekitar 40 sampai 100 ribu sperma per mililiter. Kenyataannya, banyak suami yang mempunyai kualitas sperma di bawah normal.

Baca juga: Hati-hati Pohon Tumbang saat Cuaca Ekstrem, Ini Mitigasinya

Pada kondisi demikian, proses pembuahan in vitro dapat dilakukan dengan metode penyuntikan sperma tunggal (ICSI). Hanya diperlukan satu sperma suami untuk proses pembuahan.

“Metode ini merupakan revolusi dalam teknologi reproduksi berbantu untuk mengatasi permasalahan faktor kualitas sperma suami,” kata dia.

Bersama tim program bayi tabung di Indonesia, Arief telah berhasil melahirkan lebih dari 6.000 bayi dari pasangan suami-istri yang belum mempunyai buah hati. Program bayi tabung pada manusia dimulai dengan stimulasi hormonal pada istri untuk mendapatkan sel telur lebih banyak dari normal. Sel telur yang didapatkan berpotensi untuk dihasilkan embrio yang lebih dari normal.

Baca juga: Parlemen Negara Asia Didesak Tagih Janji Pembiayaan Iklim dari Negara Maju

Pada beberapa pasangan suami-istri berhasil mendapatkan dua anak yang berbeda umur yang berasal dari proses bayi tabung yang sama. Anak pertama berasal dari hasil transfer embrio pada program awal, sementara anak kedua lahir dari embrio yang telah dibekukan selama lebih dari dua tahun. Hal ini membuktikan bahwa embrio yang dibekukan tidak mengalami kerusakan selama proses pembekuan.

“Pengembangan dan penerapan teknologi bayi tabung pada hewan dan manusia dapat membantu optimalisasi fungsi reproduksi hewan produksi, penyelamatan kepunahan satwa langka, serta membantu pasangan suami-istri yang belum mempunyai keturunan,” papar dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badak sumateraIPB Universitysatwa langka dan dilindungiteknologi ARTteknologi bayi tabung

Editor

Next Post
Warga Pulau Rempang kembali mengalami penyerangan, 18 Desember 2024 dinihari. Foto Istimewa.

Darurat! Warga Kampung Tua di Pulau Rempang Diserang Lagi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media