Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Alam Indonesia hingga Periode Desember 2024 Menewaskan 469 Penduduk

Sabtu, 14 Desember 2024
A A
Tim SAR gabung mengevakuasi korban tewas dalam bencana longsor di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto Istimewa.

Tim SAR gabung mengevakuasi korban tewas dalam bencana longsor di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hingga 13 Desember 2024, bencana alam yang melanda Indonesia mencapai 1.942 kejadian, yang menyebabkan 469 korban meninggal dunia, dan lebih dari 5 juta penduduk terdampak dan mengungsi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, bencana alam Indonesia periode 2024 didominasi bencana hidrometeorologi, banjir 976 kejadian, cuaca ekstrem 420 kejadian, bencana longsoer 120 kejadian. Bencana erupsi gunung api (berdampak) di tahun ini tercatat lima kejadian.

Merespons kejadian bancana alam Indonesia, Sekretaris Utama BNPB, Rustian mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan dan kondisi alam di Indonesia.  Kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko bencana.

Baca Juga: Penanganan Warga Terdampak Bencana Sukabumi, Pengungsian Terpusat hingga Psikososial

“Kesiapsiagaan bukan hanya soal infrastruktur atau teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami risiko di lingkungannya,”kata Rustian.

Perubahan iklim global dapat memperburuk hingga memicu adanya kekuatan dan dampak bencana yang lebih luas.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir Bandang dan Longsor SukabumiBencana Alam IndonesiaBencana HidrometeorologiLongsor Karo

Editor

Next Post
Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan logistik kebutuhan penyintas bencana Sukabumi, Jawa Barat.

Dampak Bencana Sukabumi Rumah Hancur 129 Keluarga Direlokasi Sementara

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media