Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Bandang dan Longsor Sumatra Utara, Akses ke Tapanuli Tengah dan Sibolga Terisolisir

Kamis, 27 November 2025
A A
Banjir di Tapanuli Tengah, 25 November 2025. Foto BPBD Tapanuli Tengah.

Banjir di Tapanuli Tengah, 25 November 2025. Foto BPBD Tapanuli Tengah.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir dan tanah longsor meluas dari 4 kabupaten menjadi 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Rabu, 26 November 2025. Tercatat ada 86 bencana yang meliputi 59 tanah longsor, 21 banjir, 4 pohon tumbang, dan 2 puting beliung. Bencana ini menyebabkan 24 orang tewas dan 5 orang lainnya masih dalam pencarian.

Sebelumya, daerah terdampak meliputi Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Meluas hingga Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Nias, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Padangsidimpuan. Sementara hujan lebat diperkirakan masih berlangsung 4-7 hari ke depan.

“Sejumlah daerah dengan dampak terbesar meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Pakpak Bharat, dan Tapanuli Tengah,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, Rabu, 26 November 2025.

Baca juga: Sanitasi Buruk di Indragiri Hulu, Ratusan Warga ISPA hingga Lima Anak Meninggal Terjangkit Flu Babi

Di Kabupaten Tapanuli Selatan ada 20 bencana dengan total 49 korban dan 1 warga belum ditemukan. Di Kota Sibolga ada 12 korban jiwa. Tim SAR gabungan terus menyisir area longsor yang dinilai masih berpotensi bergerak akibat hujan lanjutan.

Ada pula laporan potensi longsor susulan di sejumlah daerah berbukit seperti Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, dan Mandailing Natal.

“Sampai saat ini, Tapanuli Tengah dan Sibolga terisolir total, karena akses ke sana terputus,” kata Gubernur Sumut Muhammad Bobby Affif Nasution dalam rapat koordinasi yang diunggah melalui akun Instagram @bobbynst, Kamis, 27 November 2025.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan akan memfokuskan pada pembukaan akses jalan menuju Tapanuli Tengah dan Sibolga agar proses evakuasi dan pengiriman logistik bisa dilakukan. Sementara Langkah awal adalah mengirimkan logistik melalui jalur udara dengan pesawat Hercules.

Baca juga: Represi Konflik Agraria Meningkat, Tindak Lanjut Pansus Reformasi Agraria dan Peran Presiden Dipertanyakan

“Untuk mengantisipasi pemenuhan logistik yang sudah menipis di sana,” imbuh dia.

Sementara Ferry menyatakan pihaknya berfokus pada upaya menyelamatkan warga, melakukan evakuasi, dan membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

Polda Sumut juga mengirimkan bantuan berupa alat komunikasi berupa 50 handy talkie, 2 unit mobil repeater atau penguat sinyal, 1 unit mobil untuk komunikasi satelit, dan 1 Starlink atau internet berbasis satelit ke wilayah banjir dan longsor di Sibolga. Sebab, jaringan listrik, internet maupun komunikasi sulit di lokasi akibat bencana.

“Akibat jaringan internet susah, laporan kondisi terkini di lokasi sulit diterima dari Sibolga ke Medan, sebagai pusat administrasi pemerintahan,” kata Ferry.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangBanjir dan LongsorKabupaten Tapanuli TengahKota Sibolga

Editor

Next Post
Jajaran BMKG konpers soal evolusi Sklon Tropis 95B menjadi Senyar yang berdampak cuaca ekstrem si Aceh dan Sumut, 26 November 2025. Foto BMKG.

Siklon Tropis 95B Jadi Siklon Tropis Senyar, Siaga Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumatra Utara

Discussion about this post

TERKINI

  • WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa dan Menkes Budi Gunadi Sadikin berkunjung ke Sampang, Madura dalam program eliminasi kusta, 8 Juli 2025. Foto Dok. Kemenkes.Jangan Takut Periksa Kusta, Sepekan Usai Diobati Tak Menular Lagi
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Penampakan huntara dari kayu hanyutan di Aceh. Foto Dok. Rumah Zakat.Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda
    In Rehat
    Kamis, 15 Januari 2026
  • Ilustrasi penyakit kulit. Foto Miller_Eszter/pixabay.comPrevalensi Penderita Kusta di DIY Terendah, Tapi Tiap Bulan Ada Pasien Baru
    In Rehat
    Rabu, 14 Januari 2026
  • KKP mempersiapkan pengiriman 159 ton bantuan ke lokasi bencana Sumatra, 13 Januari 2026. Foto KKP.Legislator Kritik Seremonial Bantuan Menteri di Aceh, Puluhan Kampung Masih Terisolasi
    In News
    Rabu, 14 Januari 2026
  • Ilustrasi makanan kaleng. Foto MabelAmber/pixabay.com.Jangan Sepelekan Kemasan Kaleng Makanan yang Penyok, Gembung dan Berkarat
    In IPTEK
    Selasa, 13 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media