Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik

Mikroplastik dinilai mustahil masuk ke dalam air ketuban, sebab ukuran partikel tersebut terlalu besar.

Senin, 2 Maret 2026
A A
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pakar Pencemaran dan Ekotoksikologi dari IPB University, Prof. Etty Riani menegaskan partikel plastik yang berpotensi masuk ke dalam darah manusia bukanlah mikroplastik. Melainkan nanoplastik yang berukuran sangat kecil.

Nanoplastik memiliki ukuran jauh lebih kecil dibandingkan mikroplastik, yakni berkisar antara 1 hingga 1.000 nanometer. Perbandingannya, satu milimeter setara dengan satu juta nanometer.

Partikel berukuran kurang dari 100 nanometer berpotensi menembus dinding usus dan masuk ke dalam aliran darah melalui membran sel.

“Ukuran partikel plastik yang dikonsumsi dan bisa melewati lambung tidak bisa sembarangan. Setidaknya harus lebih kecil dari 0,15 milimeter,” ujar dia.

Mikroplastik sebagaimana definisinya, dinilai mustahil masuk ke dalam air ketuban. Sebab ukuran partikel tersebut terlalu besar untuk menembus sistem pencernaan dan masuk ke peredaran darah.

Ada beberapa jalur yang memungkinkan partikel plastik masuk ke dalam tubuh. Partikel berukuran sekitar 500 nanometer, misalnya, dapat masuk melalui sel imun yang terdapat di dalam usus. Sementara partikel berukuran kurang dari 100 nanometer juga dapat masuk melalui sirkulasi usus. Usus pun dapat menyerap partikel berukuran 100–200 nanometer melalui proses endositosis.

“Usus tidak bisa dilalui kalau ukurannya mikroplastik, keluarnya melalui feses. Kalau melalui udara bisa, tapi ukurannya harus sangat kecil,” jelas dia.

Baca juga: Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum

Paparan melalui udara berkaitan dengan partikel polutan, seperti PM2.5 dan PM1.0. Namun partikel yang berpotensi masuk lebih dalam ke tubuh adalah PM1.0, yakni partikel dengan ukuran kurang dari satu mikron atau seperseribu milimeter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: mikroplastiknanoplastikProf. Etty Riani

Editor

Next Post
Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.

Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media