Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Longsor Landa Cilacap, Hari Ini Jawa Tengah Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Hujan

Jumat, 12 Agustus 2022
A A
Banjir dan longsor landa Cilacap, dipicu hujan berdurasi panjang. Foto Dok BNPB

Banjir dan longsor landa Cilacap, dipicu hujan berdurasi panjang. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir dan longsor landa Cilacap, Jawa Tengah, dipicu hujan intensitas tinggi berdurasi panjang sejak Selasa hingga Rabu, 10 Agustus 2022. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiksai (BMKG) menyebutkan, Jawa Tengah termasuk Kabupaten Cilacap masuk kategori waspada terhadap bencana hidrometeorologi dampak hujan lebat pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, banjir dan longsor landa Cilacap terjadi di lima desa Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.

Wilayah yang terdampak tanah longsor di Desa Adimulya terjadi di kawasan lahan milik Perhutani. Tanah longsor tersebut menutup ruas jalan kabupaten, jalur alternatif antara Adimulya-Malabar, tepatnya di tanjakan Geger Kondang.

Baca Juga: Longsor di Cilacap, 177 Warga Desa Kutabima Mengungsi

“Hasil asesmen didapatkan panjang longsoran mencapai 10 meter, lebar 10 meter, kemiringan 20 meter dan ketebalan material longsor 2,5 meter. Akibat longsoran itu, jalur tersebut sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua saja, sehingga menghambat mobilitas warga,” ungkap Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Di Desa Malabar tanah longsor dan banjir melanda. Ketinggian muka air tercatat 1,5 meter yang mengenangi 20 hektar areal persawahan dampak jebolnya tanggul sungai Cikijing.

“Padi terancam mengalami puso,” sebut Muhari.

Musibah tanah longsor di Desa Malabar, merusak dapur rumah milik Sartono dengan volume material longsor panjang 20 meter, lebar 2 meter dan tinggi 3 meter.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

“Beruntung tidak ada korban atas peristiwa itu, namun menimbulkan kerugian,” ujar Muhari.

Kawasan lereng kebun di Desa Majingklak mengalami longsor. BNPB menyebutkan, material longsoran sepanjang 100 meter, lebar 30 meter dan kemiringan 70 derajat.

Material longsoran menimbun areal persawahan padi siap panen milik warga bernama Karjono.

Muhari menyatakan, jebolnya tanggul irigasi Mungkal Meong di Desa Majingklak sepanjang 2 meter hingga terjadi longsoran tebing sepanjang 25 meter, tinggi 27 meter dan lebar 10 meter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir CilacapBanjir dan Longsor CilacapBencana HidrometeorologiBMKGBNPBhujan lebatKabupaten CilacapLongsor di Cilacapprakiraan berbasis dampak hujan lebatTanah Longsortanggul jebol

Editor

Next Post
Ilustrasi bohlam lampu berenergi listrik. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com

80 Ribu Rumah Tangga Miskin Sasaran Pemasangan Listrik 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media