Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Longsor Landa Cilacap, Hari Ini Jawa Tengah Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Hujan

Jumat, 12 Agustus 2022
A A
Banjir dan longsor landa Cilacap, dipicu hujan berdurasi panjang. Foto Dok BNPB

Banjir dan longsor landa Cilacap, dipicu hujan berdurasi panjang. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir dan longsor landa Cilacap, Jawa Tengah, dipicu hujan intensitas tinggi berdurasi panjang sejak Selasa hingga Rabu, 10 Agustus 2022. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiksai (BMKG) menyebutkan, Jawa Tengah termasuk Kabupaten Cilacap masuk kategori waspada terhadap bencana hidrometeorologi dampak hujan lebat pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, banjir dan longsor landa Cilacap terjadi di lima desa Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.

Wilayah yang terdampak tanah longsor di Desa Adimulya terjadi di kawasan lahan milik Perhutani. Tanah longsor tersebut menutup ruas jalan kabupaten, jalur alternatif antara Adimulya-Malabar, tepatnya di tanjakan Geger Kondang.

Baca Juga: Longsor di Cilacap, 177 Warga Desa Kutabima Mengungsi

“Hasil asesmen didapatkan panjang longsoran mencapai 10 meter, lebar 10 meter, kemiringan 20 meter dan ketebalan material longsor 2,5 meter. Akibat longsoran itu, jalur tersebut sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua saja, sehingga menghambat mobilitas warga,” ungkap Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Di Desa Malabar tanah longsor dan banjir melanda. Ketinggian muka air tercatat 1,5 meter yang mengenangi 20 hektar areal persawahan dampak jebolnya tanggul sungai Cikijing.

“Padi terancam mengalami puso,” sebut Muhari.

Musibah tanah longsor di Desa Malabar, merusak dapur rumah milik Sartono dengan volume material longsor panjang 20 meter, lebar 2 meter dan tinggi 3 meter.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

“Beruntung tidak ada korban atas peristiwa itu, namun menimbulkan kerugian,” ujar Muhari.

Kawasan lereng kebun di Desa Majingklak mengalami longsor. BNPB menyebutkan, material longsoran sepanjang 100 meter, lebar 30 meter dan kemiringan 70 derajat.

Material longsoran menimbun areal persawahan padi siap panen milik warga bernama Karjono.

Muhari menyatakan, jebolnya tanggul irigasi Mungkal Meong di Desa Majingklak sepanjang 2 meter hingga terjadi longsoran tebing sepanjang 25 meter, tinggi 27 meter dan lebar 10 meter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir CilacapBanjir dan Longsor CilacapBencana HidrometeorologiBMKGBNPBhujan lebatKabupaten CilacapLongsor di Cilacapprakiraan berbasis dampak hujan lebatTanah Longsortanggul jebol

Editor

Next Post
Ilustrasi bohlam lampu berenergi listrik. Foto Alexas_Fotos/pixabay.com

80 Ribu Rumah Tangga Miskin Sasaran Pemasangan Listrik 2022

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media