Senin, 23 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Jateng dan Sumsel, Ribuan Rumah Terendam, 105 Warga Mengungsi

Minggu, 6 Februari 2022
A A
Petugas BPBD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan upaya penanganan banjir. Foto Dok BNPB.

Petugas BPBD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan upaya penanganan banjir. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir melanda dua wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Sumatera Selatan. Bulan ini, Februari 2022 merupakan puncak musim hujan. Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Ribuan warga terdampak banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, terdapat 105 warga Kabupaten Pekalongan mengungsi akibat banjir yang melanda Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan.

Baca Juga: Deteksi Dini Kanker Payudara Dapat Menekan 43 Persen Kematian

“Banjir yang terjadi di wilayah Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, mengakibatkan 105 warga mengungsi ke tempat aman. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 5 Februari 2022, pukul 21.00 WIB,” kata Abdul Muhari, Minggu, 6 Februari 2022.

Warga penyintas mengungsi di TPQ Al Hikmah dengan jumlah 86 jiwa, sisanya mengungsi di aula kelurahan.

Menurut Muhari, hingga Minggu sore, sekitar pukul 15.00 WIB, wilayah terdampak masih dilanda hujan dengan intensitas ringan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Satu Orang Meninggal Dunia di Malang

“Petugas BPBD Kota Pekalongan masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan,” ujar Muhari.

Banjir yang melanda Kota Pekalongan terjadi saat hujan lebat melanda kawasan itu. Dilaporkan juga, dampak banjir menyebabkan tanggul di sekitar Sungai Bremi jebol.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBNPBBPBDhujan lebatKabupaten Empat LawangKota PekalonganMusim hujanProvinsi Jawa TengahProvinsi Sumatera SelatanPuncak musim hujantanggul jebol

Editor

Next Post
Ilustrasi jaga jarak selama pandemi Covid-19. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com.

Ada 4 Kelompok Rentan Omicron, Masyarakat Bergejala Ringan Diminta Berempati

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media