Senin, 2 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Jateng dan Sumsel, Ribuan Rumah Terendam, 105 Warga Mengungsi

Minggu, 6 Februari 2022
A A
Petugas BPBD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan upaya penanganan banjir. Foto Dok BNPB.

Petugas BPBD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melakukan upaya penanganan banjir. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir melanda dua wilayah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Sumatera Selatan. Bulan ini, Februari 2022 merupakan puncak musim hujan. Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Ribuan warga terdampak banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, terdapat 105 warga Kabupaten Pekalongan mengungsi akibat banjir yang melanda Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan.

Baca Juga: Deteksi Dini Kanker Payudara Dapat Menekan 43 Persen Kematian

“Banjir yang terjadi di wilayah Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, mengakibatkan 105 warga mengungsi ke tempat aman. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 5 Februari 2022, pukul 21.00 WIB,” kata Abdul Muhari, Minggu, 6 Februari 2022.

Warga penyintas mengungsi di TPQ Al Hikmah dengan jumlah 86 jiwa, sisanya mengungsi di aula kelurahan.

Menurut Muhari, hingga Minggu sore, sekitar pukul 15.00 WIB, wilayah terdampak masih dilanda hujan dengan intensitas ringan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Satu Orang Meninggal Dunia di Malang

“Petugas BPBD Kota Pekalongan masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan,” ujar Muhari.

Banjir yang melanda Kota Pekalongan terjadi saat hujan lebat melanda kawasan itu. Dilaporkan juga, dampak banjir menyebabkan tanggul di sekitar Sungai Bremi jebol.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBNPBBPBDhujan lebatKabupaten Empat LawangKota PekalonganMusim hujanProvinsi Jawa TengahProvinsi Sumatera SelatanPuncak musim hujantanggul jebol

Editor

Next Post
Ilustrasi jaga jarak selama pandemi Covid-19. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com.

Ada 4 Kelompok Rentan Omicron, Masyarakat Bergejala Ringan Diminta Berempati

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media