Selasa, 29 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Kepung 11 Kecamatan di Lampung

Sabtu, 18 Januari 2025
A A
Banjir di Kota Lampung, Jumat, 17 Januari 2025. Foto BPBD Lampung.

Banjir di Kota Lampung, Jumat, 17 Januari 2025. Foto BPBD Lampung.

Share on FacebookShare on Twitter

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi susulan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Prakiraan cuaca hingga esok, Minggu, 19 Januari 2025, wilayah Lampung masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

“Masyarakat perlu mewaspadai potensi bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, 18 Januari 2025.

Baca juga: Proyek Pagar Laut, Komisi II DPR Tegaskan Menteri ATR Jangan Lepas Tangan

Peringatan dini cuaca juga teridentifikasi di beberapa wilayah di Sumatra. Peringatan ini berlaku hari ini, Sabtu, 18 Januari 2025 dari pukul 08.10 hingga 11.00 WIB. Daerah tersebut meliputi Aceh, Jambi, Kepulauan Riau dan Bangka-Belitung. Beberapa wilayah pada provinsi tersebut berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Pantauan peringatan dini cuaca pada periode waktu yang sama juga teridentifikasi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Demikian juga, untuk provinsi lain, yaitu NTT, NTB, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Maluku. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBBPBD Lampungprakiraan cuacaProvinsi Lampung

Editor

Next Post
Deforestasi hutan di Sumatera. Foto Facebook Yayasan WWF Indonesia.

Pakar UGM Desak Proyek Lahan 20 Juta Ha Ditinjau Ulang, Manfaatkan Lahan Tak Produktif

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media