Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Kepung 11 Kecamatan di Lampung

Sabtu, 18 Januari 2025
A A
Banjir di Kota Lampung, Jumat, 17 Januari 2025. Foto BPBD Lampung.

Banjir di Kota Lampung, Jumat, 17 Januari 2025. Foto BPBD Lampung.

Share on FacebookShare on Twitter

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi susulan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Prakiraan cuaca hingga esok, Minggu, 19 Januari 2025, wilayah Lampung masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

“Masyarakat perlu mewaspadai potensi bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, 18 Januari 2025.

Baca juga: Proyek Pagar Laut, Komisi II DPR Tegaskan Menteri ATR Jangan Lepas Tangan

Peringatan dini cuaca juga teridentifikasi di beberapa wilayah di Sumatra. Peringatan ini berlaku hari ini, Sabtu, 18 Januari 2025 dari pukul 08.10 hingga 11.00 WIB. Daerah tersebut meliputi Aceh, Jambi, Kepulauan Riau dan Bangka-Belitung. Beberapa wilayah pada provinsi tersebut berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Pantauan peringatan dini cuaca pada periode waktu yang sama juga teridentifikasi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Demikian juga, untuk provinsi lain, yaitu NTT, NTB, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Maluku. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBBPBD Lampungprakiraan cuacaProvinsi Lampung

Editor

Next Post
Deforestasi hutan di Sumatera. Foto Facebook Yayasan WWF Indonesia.

Pakar UGM Desak Proyek Lahan 20 Juta Ha Ditinjau Ulang, Manfaatkan Lahan Tak Produktif

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media