Data sementara kerusakan dampak banjir bandang dan tanah longsor, 18 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak ringan dan 4 jembatan putus.
Banjir bandang di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama mengguyur wilayah tersebut dan mengakibatkan Sungai Cisarua meluap pada Rabu kemarin.
Baca Juga: Kepala BNPB Sebut Destana Purwobinangun Sleman Dapat Jadi Role Model
“BPBD Kabupaten Bogor melaporkan sebanyak 2.407 jiwa (602 kepala keluarga) terdampak dan tiga orang warga mengalami luka ringan setelah sempat terseret arus banjir bandang. Sedikitnya ada 5 kepala keluarga (20 jiwa) yang terpaksa mengungsi ke tempat kerabat dekat,” sebut Muhari.
Dampak banjir bandang di Desa Purasari 600 unit rumah terdampak, 1 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, akses jalan desa penghubung antara RT 01, 02, 03, 04 dan 06 terputus dan satu gedung pesantren Al-Insyiro terdampak.
BNPB mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat melakukan segala upaya yang merujuk pada mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, sosialisasi kepada masyarakat dan memantau perkembangan cuaca secara berkala.
Baca Juga: Dua Gempa Dangkal Guncang Sinabang Aceh
“Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka diimbau agar evakuasi sementara secara mandiri ke lokasi yang lebih aman,” imbuh Muhari. [WLC01]
Discussion about this post