Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Berulang Terjadi Konflik Harimau Sumatra dengan Warga di Langkat

Diperkirakan konflik Harimau sumatra dengan warga di areal perkebunan yang menyambung dengan Taman Nasional Gunung Leuser di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akan terus terjadi. Warga diimbau agar beraktivitas secara berkelompok.

Minggu, 10 April 2022
A A
Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Konflik Harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) dengan warga di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali terjadi. Konflik harimau dengan warga ini berlangsung di areal perkebunan yang menyambung ke Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Seksi Konservasi Wilayah II Stabat Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe langsung merespons laporan terjadinya konflik Harimau sumatra dengan warga di Dusun Puskopad, Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan, pada Minggu, 3 April 2022. Satu ekor hewan ternak milik warga ditemukan dimangsa harimau di areal PT. PTSI.

Berdasarkan catatan BBKSDA Sumut, konflik Harimau sumatra dengan warga di Kabupaten Langkat ini kasus yang keempat kalinya terjadi sejak Februari 2022.

Baca Juga: Demi Kembali ke Hutan, Lanustika Menempuh 15 Jam Perjalanan

Awal Februari lalu, warga Dusun Batu Katak, Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, resah atas munculnya si Raja Rimba di pemukiman dan memangsa hewan ternak milik warga.

Satwa yang populasinya terus berkurang itu, kembali dilaporkan muncul dan memangsa ternak milik warga, pada 22 Maret 2022. BBKSDA Sumut bersama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Center (YOSL-OIC) melakukan penanganan konflik dengan memantau lokasi kejadian.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Sumutharimau sumateraKabupaten Langkatkonflik harimau dengan wargakonservasi harimau sumaterapopulasi harimau sumateraProvinsi Sumatera UtaraTaman Nasional Gunung Leuser

Editor

Next Post
Gempa Sabang dengan magnitudo 5,3 terjadi di 178 kilometer barat laut Kota Sabang, Provinsi Aceh, pada Minggu, 10 April 2022, pukul 08.32 WIB. Foto BMKG.

Gempa Dangkal Magnitudo di Atas 5 Guncang Sabang dan Jayapura

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media