Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Beruntun, Setelah Sukabumi Gempa Guncang Gianyar dan Kepulauan Sitaro

Minggu, 6 November 2022
A A
Beruntun, setelah Sukabumi gempa guncang Gianyar dan Kepulauan Sitaro. Foto tangkap layar BMKG, pusat gempa magnitudo 6,1 di Kepulauan Sitaro pada Minggu, 6 November 2022.

Beruntun, setelah Sukabumi gempa guncang Gianyar dan Kepulauan Sitaro. Foto tangkap layar BMKG, pusat gempa magnitudo 6,1 di Kepulauan Sitaro pada Minggu, 6 November 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

Kurang dari satu jam dari kejadian gempa Gianyar, BMKG melaporkan terjadi gempa bumi dengan magnitudo 6,1 di Kepulauan Sitaro pada pukul 07.03 WIB. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 2.46 Lintang Utara, 124.80 Bujur Timur, berjarak 69 kilometer barat daya Ondong, Kabupaten Kepulauan Sitaro. BMKG menyebutkan, kedalaman gempa berada di 255 kilometer.

Baca Juga: Gempa Kepulauan Talaud Dirasakan Bak Truk Melintas

Dampak gempa 6,1 guncangannya dirasakan pada intensitas III MMI di wilayah Moratai Utara, dan intensitas II MMI di Ternate. Guncangan gempa II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

BMKG menegaskan, gempa 6,1 di Ondong, Kepulauan Sitaro tidak berpotensi tsunami. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGgempagempa Gianyargempa Gianyar dan Kepulauan Sitarogempa hari inigempa Kepulauan Sitarogempa terkiniProvinsi BaliProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Mahasiswa KKN UNY dan masyarakat Desa Gedong, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo tengah menunjukkan produk gula semutnya. Foto uny.ac.id

Ada Gula Merah, Ada Gula Semut

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media