Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan Sebelum Kemarau, Begini Caranya

Jumat, 17 Februari 2023
A A
Contoh bak penampung untuk memanen air hujan. Foto dlhkotasemarang.go.id.

Contoh bak penampung untuk memanen air hujan. Foto dlhkotasemarang.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Ini Pelayanan EMT Indonesia untuk Korban Gempa Turki

Kondisi La Nina diprediksi akan terus melemah dan beralih menuju kondisi Netral pada Februari – Maret 2023. Kondisi ENSO Netral diprediksi akan terus bertahan hingga pertengahan 2023.

“Kondisi ini menyebabkan musim kemarau 2023 diprediksi lebih kering dibandingkan tiga tahun terakhir,” jelas Dodo.

Sejumlah daerah yang diprediksi mempunyai potensi curah hujan bulanan dengan kategori rendah (akumulasi kurang dari 100 mm per bulan) meliputi:

Baca Juga: Alasan Barantan Kementan Tolak Pinang Impor Myanmar

1. Maret: di bagian tengah Sulawesi Tengah,

2. April: di sebagian NTB, sebagian NTT, dan bagian tengah Sulawesi Tengah

3. Mei: di bagian selatan Sumatera Selatan, pesisir utara Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, bagian timur Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT

4. Juni: di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua bagian selatan

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Indonesia Tengah Menelan Korban Jiwa dan Ribuan Warga Mengungsi

5. Juli-Agustus: di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara dan sebagian Papua.

Dodo menambahkan, BMKG bekerjasama erat dengan sektor-sektor yang terdampak kekeringan akan memberikan informasi update reguler mengenai perkembangan iklim. Juga bersama-sama menetapkan langkah-langkah mitigasinya. [WLC02]

Sumber: BMKG, DLH Kulon Progo

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Air HujanKepala BMKG Dwikorita Karnawatimusim kemarau 2023rain water harvestingsistem Panen AIr Hujantandon air

Editor

Next Post
Gempa guncang Maluku hingga Sorong, Papua Barat dengan magnitudo 6,6 yang terjadi pada Jumat, 17 Februari 2023, pukul 16.37 WIB. Foto tangkap layar Google Earth, episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Mag 6,6 Guncang Maluku hingga Sorong

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media