Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Alasan Barantan Kementan Tolak Pinang Impor Myanmar

Rabu, 15 Februari 2023
A A
Barantan Kementerian Pertanian menolak pinang impor Myanmar sebesar 46,9 ton yang tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara pada pertengahan Januari 2023. Foto ilustrasi.

Barantan Kementerian Pertanian menolak pinang impor Myanmar sebesar 46,9 ton yang tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara pada pertengahan Januari 2023. Foto ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian menolak masuknya buah pinang asal Myanmar. Pinang impor Myanmar ini merupakan yang pertama kali masuk ke Indonesia, tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara pada pertengahan Januari 2023 dengan volume 46,9 ton.

Ditolaknya pinang impor Myanmar tersebut berdasarkan regulasi impor. Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Bambang mengatakan tidak memenuhi aturan pemasukan atau impor ke tanah air berupa Analisis Risiko Organisme Pengganggu Tumbuhan (AROPT).

Analisis risiko terhadap media pembawa dilakukan untuk meminimalkan risiko masuknya organisme pengganggu tumbuhan di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Petisi Dukungan Pembebasan 3 Warga Pakel yang Ditahan Akibat Konflik Agraria

Bambang menyebutkan, analisis risiko menjadi salah satu pertimbangan untuk melakukan impor komoditas pertanian dan juga menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi tindakan-tindakan yang harus dilakukan dalam melakukan impor komoditas pertanian tertentu.

“Apabila produk yang diimpor tidak memenuhi ketentuan sesuai rekomendasi maka komoditas tersebut dapat ditolak, diberi perlakuan  dimusnahkan, atau dikembalikan ke negara pengekspor,” tegas Bambang,

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, Lenny Hartati Harahap mengungkapkan, komoditas pinang asal Myanmar ini merupakan yang pertama kali masuk ke Indonesia. Sebanyak 46,9 ton pinang asal Myanmar tiba di Pelabuhan Belawan pada pertengahan Januari 2023.

Baca Juga: GARCHOC, Bawang Putih Rasa Cokelat untuk Imunitas Tubuh

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Barantan Kementanimpor pinangMyanmarPelabuhan Belawanpinang impor MyanmarSumatera Utara

Editor

Next Post
Personel EMT Indonesia di Kota Hassa, Provinsi Hatay, Turki mempersiapkan perlengkapan dan peralatan melayani korban gempa Turki. Foto BNPB.

Ini Pelayanan EMT Indonesia untuk Korban Gempa Turki

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media