Selasa, 14 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Inpeksi Kesiapan Alat Pemantauan Gempa dan Tsunami di Bali

Sabtu, 28 Desember 2024
A A
Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Deputi Geofisika BMKG, Nelly Florida bersama Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono serta tim jajarannya melakukan inspeksi terhadap sejumlah alat pemantauan geofisika di Bali untuk memastikan kesiapsiagaan terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami, Jumat, 27 Desember 2024. Mengingat Bali merupakan salah satu wilayah yang memiliki sumber gempa di darat dan laut.

Pemantauan meliputi pembangunan gedung backup InaTEWS, sistem monitoring gempa dan tsunami, sistem pengukur tinggi gelombang laut, serta pengujian Pusat Gempa Regional (PGR) di Balai 3 yang terhubung dengan Pusat Gempa Nasional.

Dalam pemantauan, tim mendapat informasi bahwa gedung backup InaTEWS merupakan salah satu gedung yang mengimplementasikan teknologi bangunan tahan gempa. Gedung terebut memberikan rasa aman kepada pegawai on duty dalam melakukan monitoring gempa.

Baca juga: Riset BRIN, Potensi Tsunami di Jakarta 2,5 Jam Usai Megathrust Selatan Jawa

“Penting pengujian rutin dan berkala terhadap sistem dan alat di setiap PGR,” kata Nelly.

Ia menambahkan setiap wilayah perlu melaksanakan uji komunikasi Tsunami Drill untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat dan stakeholder terkait menghadapi potensi bencana alam.

Nelly juga memeriksa alat Tide Gauge (TG) yang berfungsi untuk mengukur tinggi gelombang laut di Desa Kedongan, Bali. Alat ini sangat vital untuk memantau kemungkinan tsunami yang dapat berdampak pada kawasan pesisir.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BaliBMKGgempa dan tsunami

Editor

Next Post
BRIN dan Undip tengah kembangkan padi biosalin. Foto BKPUK BRIN/KSA.

BRIN dan Undip Kembangkan Beras Biosalin dari Padi yang Tahan Air Laut

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media