Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Uji Kesiapsiagaan Dampak Gempa M9,0 Selat Sunda Lewat IOWAVE25

Jumat, 26 September 2025
A A
Simulasi evakuasi gempa di Desa Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Foto Dok. BMKG.

Simulasi evakuasi gempa di Desa Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpartisipasi aktif dalam latihan simulasi tsunami skala internasional, Indian Ocean Wave Exercise (IOWAVE25), yang melibatkan 28 negara di kawasan Samudra Hindia. Latihan tahunan ini bertujuan menguji dan memastikan sistem peringatan dini tsunami (Tsunami Early Warning System) dan kesiapsiagaan respons di wilayah rawan bencana berjalan efektif.

“Kami menguji skenario paling kritis, yaitu gempa dahsyat magnitudo 9,0 di zona Megathrust Selat Sunda,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Kamis, 25 September 2025.

Pihaknya ingin memastikan peringatan dini tsunami bukan hanya dikeluarkan BMKG selaku National Tsunami Warning Center (NTWC). Melainkan juga diterima, dipahami, dan ditindaklanjuti masyarakat di wilayah pesisir terdampak.

Baca juga: Jatam Menilai Pemerintah Sedang Memoles Citra Lewat Lahan Tambang Bermasalah

Latihan kali ini berfokus pada pengujian rantai peringatan dini tsunami secara “end-to-end” atau dari hulu ke hilir. Alurnya mulai dari BMKG selaku NTWC, diteruskan ke BPBD, hingga akhirnya sampai ke masyarakat di wilayah pesisir. Dengan demikian, peringatan dini tsunami bukan hanya dikeluarkan, tetapi juga diterima, dipahami, dan ditindaklanjuti oleh masyarakat terdampak.

Latihan IOWAVE25 melibatkan kolaborasi intensif dari berbagai pemangku kepentingan. Termasuk 82 BPBD dari Provinsi dan Kabupaten di Selatan Jawa, Bali, NTB, dan NTT, BASARNAS, Infrastruktur Kritis, media massa hingga 13 kelompok masyarakat/desa di area pesisir.

Yang membedakan latihan tahun ini, sistem peringatan dini diuji dari Fungsi Back Up System/Redundansi Peringatan Dini Tsunami di BMKG Wilayah 3 Bali. Bukan dari pusat di Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk menguji keandalan sistem cadangan BMKG dan memastikan tidak ada titik lemah dalam operasional InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System).

Baca juga: Kepemimpinan Baru Walhi Janjikan Garda Terdepan Keadilan Ekologis

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGIndian Ocean Wave ExerciseSistem peringatan dini tsunamiSkenario Megathrust Selat Sunda M9

Editor

Next Post
Aksi pelajar untuk iklim di tepi lubang bekas tambang, Kalimantan Selatan. Foto dok. IPM

UGM dan IPB Bicara Soal Restorasi Hutan dan Reklamasi Bekas Tambang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media