Sabtu, 2 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BNPB Libatkan 106 Mahasiswa Data Rumah Rusak Dampak Gempa

Jumat, 4 Maret 2022
A A
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansah mengenakan rompi BNPB pada mahasiswa terlibat pendataan. Foto BNPB.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansah mengenakan rompi BNPB pada mahasiswa terlibat pendataan. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melibatkan 106 mahasiswa berlatar studi teknik sipil dan arsitektur dari empat universitas di Sumatera Barat, untuk pendataan bangunan rusak dampak gempa Magnitudo (M)6,1.

Ke-106 mahasiswa teknik sipil dan arsitektur berasal dari Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, Universitas Negeri Padang dan Institut Teknologi Padang tersebut akan mendata rumah penduduk di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Aktivitas pendataan bangunan rusak dampak gempa mulai dilakukan mahasiswa Kamis, 3 Maret hingga 11 Maret 2022.

Kegiatan ini ditandai dengan acara pelepasan mahasiswa dan koordinator yang berlangsung di Kantor UPT BNPB Regional Sumatera oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BNPB, Jarwansah bersama Rektor Universitas Andalas, Rektor Universitas Bung Hatta, perwakilan dari Universitas Negeri Padang, perwakilan Institut Teknologi Padang, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga: 12 Orang Meninggal dan 14 Ribu Warga Mengungsi

Jarwansah mengatakan, kegiatan pendataan ini berdasarkan kategori kerusakan rumah yang terdiri dari rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Pelaporan pendataan ini menggunakan aplikasi InaRISK yang dikembangkan BNPB sehingga ada dokumentasi kondisi rumah, titik lokasi geografis, nomor kepala keluarga, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pendataan rumah merupakan bagian dalam pengkajian kebutuhan pascabencana (jitupasna).

Baca Juga: PP Muhammadiyah Desak PBB Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Hasil pendataan, kata Jarwansha, langsung dan tampil dalam dashboard inaRISK, dapat diakses oleh umum.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Pasaman Baratgempa terkiniKabupaten PasamanProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi makanan laut. Foto cattalin/pixabay.com.

Jangan Batasi Jumlah Makanan Anak Obesitas, Tapi Ini yang Dilakukan

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media