Selasa, 3 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bondan Nusantara, Maestro Ketoprak Yogyakarta Berpulang

Hingga akhir hayatnya, almarhum tetap konsisten berkiprah untuk membumikan dan melestarikan ketoprak dengan melibatkan generasi muda.

Rabu, 20 April 2022
A A
Seniman ketoprak, Bondan Nusantara. Foto Twitter @CaulisItong

Seniman ketoprak, Bondan Nusantara. Foto Twitter @CaulisItong

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hujan deras tumpah ruah di Bumi Mataram, Rabu, 20 April 2022 sekitar pukul 16.00 WIB. Di tengah derainya, menelusup kabar duka tentang kepergian seniman asal Bantul, lebih tepatnya maestro ketoprak, Bondan Nusantara. Dari berbagai informasi yang dirangkum Wanaloka.com, Bondan berpulang berkisar pukul 15.00 WIB, di tengah tidur siangnya. Tak ada kabar sakit yang diderita sebelumnya. Kepergiannya serba tiba-tiba dan dalam diam.

“Udah saya konfirmasi ke Nano Asmorondono. Benar, Mas Bondan meninggal jam 15.00 selagi tidur siang ini. Dibangunkan Kokok, anak, tapi enggak bangun lagi. Kematian yang sangat indah. Gusti mberkahi,” demikian kabar duka yang disampaikan sahabat almarhum, Butet Kartaredjasa yang menyebar di sejumlah akun media sosial.

Bondan dan Butet punya ikatan emosional cukup dekat. Lantaran berguru pada orang yang sama, Handung Kussudyarsana. Romo Ndung, demikian sapaan akrabnya, adalah adik dari Bagong Kussudiardjo, yaitu ayah dari Butet. Meski sama-sama berfokus dalam seni pertunjukan, Bondan dan Butet mengambil jalur yang berbeda. Butet berkiprah di seni teater, sedangkan Bondan melestarikan seni ketoprak.

Baca Juga: Belajar dari Klaim Reog oleh Negara Lain, Begini Pengajuan Warisan Budaya ke Unesco

Kiprah Bondan sebagai seniman ketoprak dimulai selepas SMP pada 1970 dengan mengikuti ketoprak keliling, Dahana Mataram. Kemudian belajar menulis naskah ketoprak dari Romo Ndung. Bondan pun pernah menjadi wartawan di dua media lokal di Yogyakarta, yakni Berita Nasional yang kemudian menjadi Bernas dan Kedaulatan Rakyat.

Hingga akhir hayatnya, seniman gaek tersebut masih aktif menggerakkan dan membumikan seni ketoprak di lima daerah. Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo. Menggelar festival ketoprak, juga pementasan ketoprak melalui akun Youtube.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bondan Nusantarafestival ketoprakketoprakmaestroseni pertunjukan

Editor

Next Post
Kepala BNPB dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto memaparkan strategi antisipasi bencana saat mudik dan Lebaran 2022, secara daring dalam diskusi Forum Pemimpin Redaksi, Rabu, 20 April 2022. Foto BNPB

Mitigasi Bencana Masa Lebaran 2022, Apa Saja Strategi BNPB?

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media