Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BRIN dan Undip Kembangkan Beras Biosalin dari Padi yang Tahan Air Laut

Saat penduduk semakin banyak, sedangkan tanah semakin sempit, ilmuwan harus berinovasi agar suatu saat padi bisa tumbuh di laut.

Sabtu, 28 Desember 2024
A A
BRIN dan Undip tengah kembangkan padi biosalin. Foto BKPUK BRIN/KSA.

BRIN dan Undip tengah kembangkan padi biosalin. Foto BKPUK BRIN/KSA.

Share on FacebookShare on Twitter

“Fokus kami di bidang marine, termasuk untuk padi salin kami siap bergandengan dengan BRIN,” jelas Nyoman.

Ia berharap kerja sama Undip dengan BRIN nantinya dapat mengembangkan sektor kelautan yang berdampak ilmiah, sosial, dan ekonomi. Undip juga berencana mengajukan kolaborasi riset dengan BRIN yang akan segera ditindaklanjuti.

Baca juga: Riset BRIN, Potensi Tsunami di Jakarta 2,5 Jam Usai Megathrust Selatan Jawa

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni menyebut kerja sama ini adalah wujud kerja sama yang konkrit antara BRIN dengan universitas. Ia menekankan agar Undip dapat memperbanyak kesempatan anak-anak daerah untuk mendapatkan beasiswa belajar di kampus tersebut.

“BRIN ada dana LPDP, perkuat apa yang ada di sini, lakukan kolaborasi. Saat penduduk semakin banyak, sedangkan tanah semakin sedikit, kami harus berinovasi agar suatu saat padi bisa tumbuh di laut. Apa yang bisa kita miliki, mari kelola dengan masyarakat lokal supaya membawa manfaat yang lebih besar,” papar dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: beras biosalinBRINsalinitas tinggiUndip

Editor

Next Post
Ilustrasi dada ayam tanpa kulit. Foto kakyusei/pixabay.com.

Alasan Penggemar Gaya Hidup Sehat Pilih Dada Ayam dan Hindari Sayap Ayam

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media