Rabu, 4 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BRIN Kembangkan Radar Pemantau Gelombang Laut untuk Mitigasi Tsunami

Sebab radar merupakan teknologi penginderaan jarak jauh yang memiliki kemampuan untuk melakukan pemantauan suatu area yang luas dan menghimpun informasi tentang jarak, kecepatan gerakan, dan ukuran dari target.

Sabtu, 8 Maret 2025
A A
Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Radar juga dapat menjalankan tugas multi-fungsi, yaitu sebagai pengawas wilayah perairan terhadap kapal-kapal, kondisi pantai; sebagai pemantau profile gelombang permukaan (observator iklim laut); sebagai sistem pendeteksi dan peringatan dini gelombang tinggi dan tsunami.

Pengembangan Radar Coastal multi-fungsi diutamakan pada beberapa target, yaitu sistem perangkat keras utama dari radar coastal yang memiliki jangkauan dalam memastikan hasil deteksi mampu memberikan peringatan dini yang memadai untuk kegiatan-kegiatan antisipasi dan evakuasi. Kemudian resolusi yang memadai sehingga mampu mengekstrak informasi gelombang permukaan yang irregular, ekstrem, tsunami.

Baca juga: Gempa Dangkal Guncang Aceh dan Luwu Timur

“Metode pengolahan sinyal keluaran radar juga menjadi fokus utama dalam penelitian ini,” jelas dia.

Timnya mengembangkan teknik pemanfaatan clutter dalam pendeteksian gelombang, yang menjadi bagian dari proses pasca-pemrosesan radar untuk mengukur jarak, tinggi gelombang, dan kecepatannya. Metode ini akan melengkapi fitur radar sehingga semakin multifungsi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Intelligent Coastal Radar Multi-fungsi yang mampu mendeteksi profil gelombang permukaan secara akurat. Dengan teknologi ini, diharapkan sistem radar dapat mengekstraksi data gelombang yang bersifat tidak teratur, ekstrem, hingga tsunami.

Ia berharap, pengembangan radar ini dapat dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan, mencangkup jejaring Coastal Radar yang mendukung sistem peringatan dini tsunami dan Dashboard Decision Support System (DSS) pengawasan wilayah pantai. Timnya juga berupaya mensinergikan berbagai kompetensi SDM, kekuatan dan fasilitas Riset Intelligent Radar dalam pengembangan teknologi kebencanaan yang unggul dan berkelanjutan. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINgelombang lautkawasan pesisirmitigasi tsunamiTeknologi Intelligent Radar Coastal Multi-Fungsi

Editor

Next Post
Limpasan air dari hulu ke hilir menyebabkan banjir di Jabodetabek. Foto Forest Watch Indonesia.

Penurunan Muka Tanah Berkontribusi 145 Persen Tingkatkan Risiko Banjir di Jabodetabek

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media