Selasa, 7 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Catahu KLHK 2023, Potensi Bahan Baku Bioprospeksi Melimpah

Jumat, 29 Desember 2023
A A
Dirjen KSDAE KLHK, Prof. Satyawan Pudyatmoko. Foto researchgate.net.

Dirjen KSDAE KLHK, Prof. Satyawan Pudyatmoko. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

Temuan Spesies Baru
Selain bioprospeksi, capaian Ditjen KSDAE pada aspek keanekaragaman hayati meliputi penemuan tiga spesies baru; 1.560 spesies telah terinventarisasi di dalam dan di luar kawasan konservasi; 38,2 juta hektare kawasan terinventarisasi keanekaragaman hayati tinggi; 20 Dokumen Analisis Risiko Jenis Asing Invasif; 1.354 Lokasi Penyelamatan Satwa; 3 Kegiatan Repatriasi Satwa; dan Rp9,2 triliun Devisa Ekspor TSL (Alam & Penangkaran).

Baca Juga: Gempa Dangkal Garut dan Tasikmalaya Dipicu Aktivitas Penyesaran

Capaian perencanaan kawasan meliputi Inventarisasi, Pemolaan dan Penataan, Kerjasama. Pada inventarisasi dan verifikasi kawasan konservasi, capaiannya meliputi terinventarisasinya tutupan lahan seluas 23,6 juta hektare (72 persen); Tipe Ekosistem seluas 21,7 juta hektare (62 persen).

Kemudian pada Pemolaan, Penataan Kawasan & RPJP 2023 meliputi Penataan Kawasan sebanyak 28 Dokumen, RPJP 48 Dokumen, Tahura Baru 6 SK Kawasan. Sementara, kerja sama KSA & KPA sampai dengan Tahun 2023 yaitu Pembangunan Strategis 262 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Penguatan Fungsi 269 PKS.

Capaian Manajemen Kawasan antara lain pengesahan Peraturan Menteri LHK tematik, yaitu Permen LHK Nomor 14 Tahun 2023 tentang penyelesaian kegiatan terbangun yang memberikan kepastian hukum dengan mempertahankan fungsi KSA, KPA, dan TB; mewujudkan kesejahteraan masyarakat; dan penguatan fungsi dan tata kelola KSA, KPA, dan TB. Kemudian pemberian akses Kemitraan Konservasi di kawasan konservasi kepada 6.944 KK, 162 kelompok, seluas 11.927,50 hektare.

Baca Juga: Fakultas Teknik UGM Sulap Batu Bara Jadi Asam Humat yang Suburkan Tanah

Jasa Lingkungan di Kawasan Konservasi
Kemudian pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan konservasi tahun 2023 berkontribusi melalui besaran PNBP Wisata Alam sampai November 2023 sebesar Rp132 miliar. Selain pengusahaan pariwisata alam, kontribusi lainnya melalui pemanfaatan panas bumi dari empat pemegang IPJLBP eksisting serta pemanfaatan jasa lingkungan air dan energi air dengan nilai investasi mencapai Rp1,65 triliun.

Capaian Kegiatan Pemulihan Ekosistem di Kawasan Konservasi 2020-2023 mencapai 181.825,73 hektare atau 90,91 persen dari target 2020-2024 seluas 200.000 hektare. Kemudian sebanyak 44 Unit ABKT telah difasilitasi kegiatan peningkatan efektivitas pengelolaannya hingga tahun 2023. Adapun luas area di luar KSA/KPA dan TB yang telah diverifikasi hingga tahun 2023, yaitu 38,2 juta hektare.

Sementara dari sisi anggaran, realisasi Ditjen KSDAE sampai 27 Desember 2023 sebesar 94,77 persen, berada pada peringkat 4 dari 13 Eselon I KLHK. [WLC02]

Sumber: PPID KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: biodiversitasbioprospeksiCatahu KLHK 2023Dirjen KSDAE KLHK Prof. Satyawan Pudyatmokokeanekaragaman hayati

Editor

Next Post
Guru Besar Ilmu Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan UGM, Prof. Suadi. Foto kagama.co.

Suadi: Multifungsionalitas Perikanan Tangkap Berkelanjutan untuk Masyarakat Pesisir

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Kebun eukaliptus PT Adindo Hutan Lestari di Kalimantan Utara. Foto Yayasan Auriga Nusantara.Mengapa Viskosa Harus Masuk Aturan UU Anti Deforestasi Uni Eropa?
    In Rehat
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi salah satu kucing ras jumbo. Foto Kadisha/Pixabay.com.Mengenal Kucing Ras Jumbo untuk Dipelihara di Rumah
    In Rehat
    Kamis, 25 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media