Kamis, 4 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cukup Konsumsi Energi Nuklir Sebesar Telur Ayam untuk Seumur Hidup

Semua sumber energi menghasilkan emisi. Namun energi nuklir menghasilkan emisi karbondioksida relatif kecil.

Selasa, 30 Juli 2024
A A
kata Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir BRIN, Haryo Seno. Foto Dok. BRIN.

kata Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir BRIN, Haryo Seno. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Semua sumber energi tentu akan menghasilkan emisi. Namun dari sekian sumber energi yang ada, energi nuklir menghasilkan emisi karbondioksida yang relatif kecil, tergantung pada kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan jenisnya yang akan dibangun.

“Jadi penggunaan energi nuklir disebut lebih ramah lingkungan dan meminimalisir terjadinya efek rumah kaca,” kata Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Haryo Seno yang menjelaskan mengenai ekuivalensi energi nuklir kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pranata Indonesia Bekasi yang berkunjung ke Kawasan Kerja Bersama BRIN Tamansari Bandung pada 25 Juli 2024.

Ia pun menjelaskan dengan data. Rata-rata orang dengan usia 73 tahun akan menggunakan sekitar 235.000 kWh energi listrik selama hidupnya berdasarkan skala konsumsi pada saat ini. Angka itu setara dengan energi yang dihasilkan dari bahan bakar uranium atau energi nuklir yang menyediakan lebih dari cukup bahan bakar untuk penggunaan energi seumur hidup.

Baca Juga: Mulyanto, Ormas Agama Kelola Tambang seperti Kisah Perang Uhud

“Dengan energi nuklir, masyarakat hanya membutuhkan konsumsi energi sebesar telur ayam seumur hidup. Apabila memakai batu bara akan membutuhkan 88 ton batu bara untuk mendapatkan jumlah energi yang sama atau setara dengan 21 ekor gajah,” papar Haryo.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bahan bakarBRINemisi karbondioksidaenergi nulkirRamah lingkungantelur ayam

Editor

Next Post
Acara pembukaan International and Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2024 di Jakarta, Rabu, 31 Juli 2024. Foto Kemenko Marves.

Organisasi Sipil Ingatkan Fakta Kegagalan CCS Cegah Pemanasan Global, Pemerintah Pilih Gencarkan

Discussion about this post

TERKINI

  • Jejak migrasi dan budaya prasejarah di Sumatra. Foto Dok. BRIN.Jejak Migrasi Prasejarah hingga Awal Manusia Modern di Indonesia
    In Rehat
    Minggu, 31 Mei 2026
  • Varietas padi Gamagora 7 ditanam di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto Kagama Kaltim.Padi Gamagora 7 Diujicoba di Lahan Tadah Hujan Kalimantan Timur
    In News
    Sabtu, 30 Mei 2026
  • Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera memadamkan karhutla di Provinsi Riau, 29 Mei 2026. Foto Dok. Kemenhut.Godzilla El Nino Menguat Juni, Pemerintah Harus Hentikan Kebijakan Ekstraktif
    In News
    Jumat, 29 Mei 2026
  • Gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Foto UPST DLH DKI Jakarta.Teknologi Ubah Gas Metana di TPA Menjadi Sumber Energi dan Menekan Emisi
    In IPTEK
    Kamis, 28 Mei 2026
  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media