Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Bencana Hidrometeorologi Pemkab Majene Tetapkan Status Siaga

Minggu, 30 Oktober 2022
A A
Penanganan dampak bencana hidrometeorologi, Pemkab Majene, Sulawesi Barat, tetapkan status siaga darurat bencana. Foto Dok BNPB.

Penanganan dampak bencana hidrometeorologi, Pemkab Majene, Sulawesi Barat, tetapkan status siaga darurat bencana. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

 Wanaloka.com – Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menetapkan status siaga darurat bencana sejak Oktober hingga 31 Desember 2022. Penetapan status ini, dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Majene.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya pada Minggu, 30 Oktober 2022, menjelaskan, sebanyak seribu warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Majene.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BNPB dari BPBD Kabupaten Majene hingga Jumat, 28 Oktober 2022, jumlah warga yang terdampak mencapai seribu jiwa.

Baca Juga: Banjir Lampung Selatan Korban Meninggal Dunia Bertambah

“Hingga saat ini, akses Jalan Nasional Trans Majene-Mamuju masih tertutup total akibat longsor yang masih terjadi. Balai Jalan Nasional menargetkan pembersihan material longsor sekitar 7 hari dengan menggunakan tiga ekskavator dan dua loader,” kata Muhari.

BPBD Kabupaten Majene bersama tim gabungan meliputi unsur TNI/Polri, Basarnas, Dinkes, Pemerintah Daerah, dan masyarakat melakukan pengaturan lalu lintas di titik longsor Jalan Nasional Trans Majene-Mamuju. Selain upaya pemenuhan kebutuhan logistik tim gabungan juga menyiagakan ambulance, perahu body, perahu karet untuk layanan kedaruratan.

Baca Juga: Samsul Kamal: Kurangi Emisi CO2, PLTU Ganti Batu Bara dengan Biomassa

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir dan Longsor Majenebanjir MajeneBencana HidrometeorologiBNPBKabupaten MajeneProvinsi Sulawesi Barat

Editor

Next Post
Masyarakat Aceh dan Sumut waspadai dampak hujan lebat hari ini, Senin, 31 Oktober 2022, dapat berdampak bencana hidrometeorologi. Fotoilustrasi diego_torres pixabay.com.

Cuaca Hari Ini, Masyarakat Aceh dan Sumut Waspadai Dampak Hujan Lebat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media