Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dibuka Jalur Pendakian Puncak Pulau Kecil di Morowali, Pulau Tokonanaka

Titik puncaknya menawarkan panorama 360 derajat, sehingga pengunjung dapat menyaksikan bentang laut serta pulau-pulau kecil lainnya dari ketinggian. Serta menyaksikan matahari terbit dan tenggelam.

Sabtu, 19 Juli 2025
A A
Pulau Tokonanaka, pulau kecil di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto Dok. Tim KKN UGM Saba Mortara.

Pulau Tokonanaka, pulau kecil di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto Dok. Tim KKN UGM Saba Mortara.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Salah satu program kerja tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Saba Mortara Universitas Gadjah Mada adalah membuka jalur pendakian menuju puncak Pulau Tokonanaka, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Minggu, 13 Juli 2025. Inisiatif ini diklaim menjadi langkah konkret untuk membuka potensi wisata baru. Sekaligus simbol kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda lokal dalam membangun desa.

Koordinator program kerja pembukaan jalur pendakian, Bimo Nur Rochim bersama Muhammad Sidik Efendi menggagas pentingnya akses menuju titik tertinggi pulau tersebut sebagai strategi pengembangan wisata alam.

“Kami menggandeng empat pemuda lokal Tokonanaka,” kata Bimo dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Juli 2025.

Baca juga: Temuan Walhi di 10 Provinsi, Praktik Penertiban Kawasan Hutan Justru Melegalkan Kejahatan Negara

Empat pemuda lokal itu, yakni Nabil, Muhdar, Syarif, dan Fikram secara sukarela bergabung untuk membuka jalur baru yang semula tertutup semak belukar. Proses pembukaan jalur dilakukan dengan menggunakan alat pemotong rumput. Vegetasi yang didominasi tanaman paku liar setinggi hampir satu meter menjadi tantangan tersendiri.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, jalur yang sebelumnya nyaris tidak dapat dilalui kini mulai terbuka. Menyingkap pemandangan spektakuler yang mengarah langsung ke lautan lepas,” ujar dia.

Yang membuat jalur itu menjadi Istimewa, menurut dia karena titik puncaknya menawarkan panorama 360 derajat. Pengunjung dapat menyaksikan bentang laut serta pulau-pulau kecil lainnya dari ketinggian.

Baca juga: Artefak Hasil Ekskavasi 15 Tahun Lalu Dikembalikan ke Labuan Bajo

Puncak ini juga merupakan salah satu titik di wilayah pesisir yang memungkinkan wisatawan menyaksikan matahari terbit dan tenggelam dari satu tempat yang sama. Sekaligus potensial untuk menjadi daya tarik utama.

“Pembukaan jalur ini menunjukkan pulau kecil seperti Tokonanaka punya nilai wisata yang besar. Kami berharap jalur ini ke depan bisa dimanfaatkan wisatawan maupun masyarakat,” kata Bimo.

Fendi, anggota tim KKN lainnya, menambahkan bahwa keterlibatan pemuda lokal dalam kegiatan ini menjadi pondasi penting dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan.

Baca juga: Lumba-lumba Bongkok Indo-Pasifik Ditemukan di Perairan Serdang Bedagai

“Kami tidak ingin program ini berhenti di pembukaan jalur saja. Harapannya, akan lahir kesadaran kolektif untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan jalur ini bersama-sama,” harap dia.

Muhdar, salah satu pemuda lokal dari Tokonaka yang terlibat, turut menyampaikan harapannya.

“Harapan saya, jalur pendakian ini bisa berkembang menjadi area camping dan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi dari wisata tersebut,” kata dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jalur pendakianKabupaten Morowali UtaraKKN UGMpulau kecilPulau Tokonanaka

Editor

Next Post
Riset paleotsunami di pesisir selatan Kulon Progo menemukan ada jejak tsunami raksasa sejauh dua kilometer dari Bandara YIA. FOTO Dok. BRIN.

Riset Paleotsunami Temukan Jejak Tsunami Raksasa Dua Kilometer dari Bandara Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media