Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dibuka Jalur Pendakian Puncak Pulau Kecil di Morowali, Pulau Tokonanaka

Titik puncaknya menawarkan panorama 360 derajat, sehingga pengunjung dapat menyaksikan bentang laut serta pulau-pulau kecil lainnya dari ketinggian. Serta menyaksikan matahari terbit dan tenggelam.

Sabtu, 19 Juli 2025
A A
Pulau Tokonanaka, pulau kecil di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto Dok. Tim KKN UGM Saba Mortara.

Pulau Tokonanaka, pulau kecil di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto Dok. Tim KKN UGM Saba Mortara.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Baiquni, Lima Pilar Mitigasi untuk Mengendalikan Risiko Pendakian Gunung

Dengan terbukanya jalur pendakian di Pulau Tokonanaka menambah satu lagi daya tarik wisata yang menjanjikan, yaitu destinasi alam yang menyuguhkan keindahan laut dan Pantai. Sekaligus pengalaman mendaki menuju puncak pulau yang menyimpan keajaiban alam yang masih alami.

Program ini dinilai menjadi langkah awal yang inspiratif untuk menandai potensi besar Tokonanaka menjadi destinasi wisata berbasis komunitas dan pelestarian alam.

Konsep CORE

Sebelumnya, Tim KKN ini didampingi Koordinator Mahasiswa Unit KKN-PPM UGM Saba Mortara, Teguh Rahardjo mempresentasikan program kerja tersebut di Kantor Bupati Morowali Utara, Senin, 30 Juni 2025.

Baca juga: Wisatawan Gunung Rinjani Asal Belanda Jatuh di Kedalaman 20-30 Meter

Bimo menjelaskan, program kerja yang mereka jalankan dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata di Pulau Tokonanaka dengan konsep CORE (Connect, Organize, Run, Evaluate). Connect merujuk pada tahapan awal peningkatan awareness atau kepedulian kepada masyarakat, juga promosi serta publikasi di media sosial.

Organize merujuk pada tahapan persiapan dan perencanaan tata kelola pariwisata. Run merujuk pada tahapan pelaksanaan program pariwisata, seperti program kerja eco-trip. Dan terakhir adalah Evaluate yang merujuk pada tahapan evaluasi program kerja secara keseluruhan.

Sekretaris Daerah Morowali Utara, Musda Guntur mengatakan, meskipun survei lapangan hanya dilakukan dalam waktu terbatas, ia berharap mahasiswa mampu mengerjakan dengan detail dan mempresentasikan dengan terstruktur dan komprehensif.

Baca juga: Bahaya Melepas Ular Peliharaan ke Alam, Sayangnya Belum Ada Aturannya

“Juga perlu diperhatikan terkait manajemen waktu agar keterbatasan waktu yang diberikan untuk mengerjakan proker tidak menjadi kendala untuk menyelesaikannya,” kata dia.

Untuk menyelaraskan program kerja dengan agenda pembangunan desa, Tim KKN Saba Mortara menggelar diskusi partisipatif bersama warga, pemerintah desa, serta dinas terkait guna menyesuaikan program dengan kebutuhan nyata masyarakat.

“Kami berharap program kerja ini tidak hanya selesai sebagai tugas akademik, tetapi dapat menjadi langkah awal menuju regenerasi desa yang lebih mandiri dan berdaya. Kegiatan KKN ini juga menjadi bukti konkret kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan dari pinggiran,” harap Teguh. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: jalur pendakianKabupaten Morowali UtaraKKN UGMpulau kecilPulau Tokonanaka

Editor

Next Post
Riset paleotsunami di pesisir selatan Kulon Progo menemukan ada jejak tsunami raksasa sejauh dua kilometer dari Bandara YIA. FOTO Dok. BRIN.

Riset Paleotsunami Temukan Jejak Tsunami Raksasa Dua Kilometer dari Bandara Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media