Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya

Dalam jangka pendek, sebagian orang yang menjalani program diet ini bisa mengalami penurunan berat badan yang cepat, tetapi bukan akibat penurunan lemak yang sehat.

Minggu, 8 Februari 2026
A A
Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.

Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Diet karnivora yang hanya mengandalkan konsumsi pangan hewani tanpa asupan nabati dinilai tidak aman dan tidak disarankan. Mengingat pola makan ekstrem ini berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama jika dijalani dalam jangka panjang.

“Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang. Tidak aman untuk populasi umum,” kata Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Prof. Sri Anna Marliyati.

Ahli food science-nutrition tersebut menuturkan, mungkin diet ini dapat diterapkan sementara pada individu tertentu dengan pengawasan medis ketat. Dalam jangka pendek, sebagian orang yang menjalani program diet ini memang bisa mengalami penurunan berat badan yang cepat.

Namun ia mengingatkan, hal tersebut lebih banyak disebabkan berkurangnya cadangan glikogen dan cairan tubuh.

“Bukan akibat penurunan lemak yang sehat,” ucap dia.

Baca juga: Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia

Adaptasi metabolik pada fase awal diet karnivora sering kali disertai keluhan seperti kelelahan, konstipasi, bau napas, hingga kram otot. Bahkan dalam jangka Panjang, risikonya bisa jauh lebih serius karena diet ini sangat tidak seimbang secara zat gizi.

“Hampir pasti terjadi defisit serat, vitamin C, folat, dan berbagai fitokimia,” ungkap dia.

Pola makan ini bertentangan dengan pilar utama gizi seimbang yang menekankan konsumsi pangan beragam. Mengingat tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua zat gizi, sehingga setiap individu perlu makan beragam jenis pangan untuk saling melengkapi.

Memicu ketosis

Terkait klaim diet karnivora efektif membakar lemak melalui mekanisme ketosis, Sri Anna mengakui kondisi tersebut memang bisa terjadi. Diet karnivora dapat memicu ketosis karena asupan karbohidrat hampir nol, sehingga tubuh meningkatkan penggunaan lemak sebagai sumber energi.

Baca juga: Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Diet KarnivoraFakultas Ekologi Manusia IPB UniversityIsi PiringkuPola Makan Gizi Seimbang

Editor

Next Post
Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.

Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media