Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

DPR: Pembebasan Lahan Hutan untuk IKN yang Tak Transparan Rawan Korupsi SDA

Kamis, 9 Februari 2023
A A
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. Foto dpr.go.id.

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. Foto dpr.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mempertanyakan transparansi skema pembebasan lahan bagi calon ibu kota negara (IKN) kepada Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (Kepala OIKN) Bambang Susantono. Bagi Anis, perlu ada penjelasan khusus mengenai pembebasan lahan yang telah dikuasai korporasi.

“Tukar-menukar kawasan hutan, kan salah satu titik potensi korupsi di sektor sumber daya alam,” ucap Anis dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, 6 Februari 2023.

Politisi PKS ini juga berpesan agar tukar-menukar kawasan hutan harus tetap menghormati hak atas tanah yang sudah ada. Tanah-tanah adat yang berkaitan dengan masyarakat juga harus diselesaikan dengan baik.

Baca Juga: Gempa Terbesar Sejarah Turki, Korban Tewas hampir Capai 10 Ribu

Legislator Dapil DKI Jakarta I ini juga menyinggung potensi persoalan lingkungan yang dapat terjadi. Mengingat IKN digadang sebagai kota hutan yang berkelanjutan, sehingga tata kelola yang baik harus diperhatikan.

“Hancurnya ekologi di Pulau Jawa harus menjadi pelajaran,” tukas Anis.

Kerusakan ekologi di Jawa terjadi karena tidak ada tata kelola yang baik dan tidak ada penegakan hukum yang kuat terhadap perusak lingkungan. Sementara kepunahan spesies, erosi, limbah pabrik, gundukan sampah plastik hanya dapat diselesaikan dengan kepatuhan pada hukum.

Baca Juga: Gunung Karangetang Siaga, Perhatikan Imbauan Badan Geologi Berikut Ini

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: IKNKepala OIKNkerusakan ekologikorupsi SDApembebasan lahanpenegakan hukum

Editor

Next Post
Kemacetan lalu lintas. Foto aled7/pixabay.com.

Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai DPR Tak Jitu, Jalan Tetap Macet dan Polusi

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media