Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Orangutan di Jalan Raya Bengalon – Muara Wahau Kutai Timur Diselamatkan

Selasa, 10 Oktober 2023
A A
Evakuasi terhadap orangutan di jalan raya di Kaltim. Foto ppid.menlhk.go.id.

Evakuasi terhadap orangutan di jalan raya di Kaltim. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebuah video pendek dari Instagram @cerita_sangataku menayangkan orangutan yang tengah berada di pinggir jalan utama dari Bengalon – Muara Wahau, Kutai Timur – Kalimantan Timur. Video yang berdurasi satu menit tersebut ditindaklanjuti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Timur untuk melakukan evakuasi dua orangutan di Kutai Timur pada 8 Oktober 2023. Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong – BKSDA Kaltim bergerak melakukan penyisiran ke lokasi.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong – Balai KSDA Kaltim, Surawati Halim menjelaskan, evakuasi tersebut berhasil menyelamatkan satu orangutan jantan dewasa dengan usia diperkirakan 17 – 19 tahun pada pukul 07.20 WITA. Kemudian pada pukul 16.00 WITA, tim kembali menyelamatkan satu orangutan Jantan dewasa dengan perkiraan usia 13 – 15 tahun.

Baca Juga: Program Safety 1000 Training Extravaganza untuk Pelaku Wisata Selam

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto menyampaikan upaya peyelamatan terhadap dua orangutan jantan terpaksa harus dilakukan karena keberadaan mereka di jalan raya Bengalon – Muara Wahau yang cukup ramai lalu-lintasnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan raya Bengalon – Muara Wahau, untuk tidak mengganggu dan tidak memberi makan juga minum, supaya satwa liar tersebut tidak berubah perilakunya,” jelas Ari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA Kalimantan TimurorangutanSatwa liarWRU Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong

Editor

Next Post
Pesan-pesan bagi pendaki Gunung Purba Nglanggeran di Gunungkidul untuk melestarikan lingkungan. Foto wanaloka.com.

Peta Jalan Dekarbonisasi Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Ramah Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media