Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Pekerja Freeport yang Terjebak Longsor Ditemukan Tewas, Pakar Sampaikan Tantangan Evakuasi

Sabtu, 20 September 2025
A A
Suasana tambang bawah tanah. Foto Dok. PT Freeport Indonesia.

Suasana tambang bawah tanah. Foto Dok. PT Freeport Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tantangan bukan hanya volume lumpur yang ada, tetapi juga ancaman potensi lumpur baru yang masuk ke terowongan saat evakuasi berlangsung,” jelas dia.

Baca juga: Masyarakat Sipil Nilai IIGCE 2025 Merampas Ruang Hidup Lewat Proyek Panas Bumi

Untuk mempercepat evakuasi tanpa mengorbankan keselamatan, Wahyu menilai perlu pemanfaatan teknologi modern.

“Teknologi robot atau sistem kendali jarak jauh dapat membantu proses evakuasi sehingga risiko bagi tim penyelamat bisa diminimalisasi,” ujar dia.

Lebih dari itu, langkah jangka panjang perlu dilakukan perusahaan tambang untuk meminimalkan risiko kejadian serupa. Ia menekankan pentingnya pemetaan potensi bahaya runtuhan dan rembesan lumpur, pemasangan sensor peringatan dini, serta pembangunan jalur terowongan yang saling terhubung.

Baca juga: Seruan Aksi Iklim di 35 Kota di Indonesia dan 97 Negara Jelang KTT Iklim Brasil

Penyediaan sumber oksigen, makanan darurat, hingga peralatan evakuasi di titik-titik tertentu juga diperlukan.

“Latihan kesiapsiagaan bagi seluruh pekerja tambang mutlak dilakukan agar respon saat bencana lebih cepat dan tepat,” imbuh dia.

Wahyu juga menyampaikan harapan bagi keluarga pekerja, tim penyelamat, dan perusahaan. Keberhasilan evakuasi membutuhkan kerja sama erat seluruh pihak. Ia mengingatkan, kecepatan dalam upaya evakuasi dan penyelamatan perlu diimbangi dengan kehati-hatian agar tim penyelamat tetap aman.

“Kami semua berdoa semoga evakuasi ini segera berhasil dan selamat,” harap dia. [WLC02]

Sumber: PT Freeport, UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik UGMGrasberg Block Cavepekerja tambangPT Freeport Indonesiatambang bawah tanah

Editor

Next Post
Konservasi Mangrove di Pesisir Semarang. Foto mangrovetag.com.

Hasil Penelitian AI dan Citra Satelit, Luas Tutupan Lahan Mangrove di Pesisir Semarang Menurun

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media