Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Edukasi Cerita Rakyat dan Sains di Balik Gerhana Bulan Total

Ada tradisi yang memandang gerhana sebagai momentum untuk berdamai dan menyelesaikan konflik antarmanusia.

Rabu, 4 Maret 2026
A A
Gerhana bulan total, 3 Maret 2026 pukul 18.57 WIB. Foto Observatorium Bosscha.

Gerhana bulan total, 3 Maret 2026 pukul 18.57 WIB. Foto Observatorium Bosscha.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus (kesegarisan). Fenomena ini menyebabkan Bulan masuk ke dalam bayangan Umbra Bumi.

Salah satu daya tarik utama GBT adalah warna Bulan yang berubah menjadi kemerahan, yang sering dijuluki sebagai Blood Moon.

“Warna merah ini terjadi karena atmosfer Bumi menghamburkan cahaya biru dan hanya menyisakan cahaya merah untuk diteruskan hingga jatuh ke permukaan Bulan,” ujar Staf Edukator Observatorium Bosscha, Dimas Gilang Ramadan dalam diskusi di sela pengamatan virtual bertajuk “Pengamatan Virtual Langit Malam (PVLM): Gerhana Bulan Total” yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu, 3 Maret 2026.

Kecermelangan warna merah ini juga diukur menggunakan Skala Danjon, saat kondisi atmosfer Bumi (seperti polusi atau debu vulkanik) sangat memengaruhi seberapa gelap atau terangnya warna merah yang tampak.

Baca juga: Desain Kota Pesisir Berbasis Iklim Berpotensi Turunkan Suhu hingga 2 Derajat Celsius

Sebagai lembaga sains tertua di Indonesia yang kini berusia lebih dari satu abad, Observatorium Bosscha menggunakan perangkat modern untuk menyajikan citra terbaik kepada publik.

Meskipun kondisi cuaca di Lembang sempat berawan, tim berhasil menangkap momen-momen krusial saat Bulan memasuki bayangan Bumi. Dalam pengamatan GBT kali ini mengandalkanTeleskop Refraktor: Lensa berdiameter 6,15 cm., Kamera DSLR dan kamera panorama untuk memantau kondisi cuaca di ufuk timur. Juga kontribusi global berupa  Data citra dari Bosscha juga dikirimkan ke jaringan Slooh Observatory sebagai bagian dari kolaborasi astronomi internasional.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: blood mooncerita rakyatgerhana bulan totalITBObservatorium Bosscha

Editor

Next Post
Ilustrasi suasana saat hujan turun. Foto Horacio30/pixabay.com.

Potensi Hujan Lebat Saat Libur Lebaran Idulfitri 2026

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media