Selasa, 3 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ekosistem Karbon Biru Diklaim Dukung Keberlanjutan Ekonomi Biru

Rabu, 20 September 2023
A A
Pembukaan The 4th Workshop of Blue Carbon Hub Think Thank - IORA di Bali. Foto Dok. Kemenko Marves.

Pembukaan The 4th Workshop of Blue Carbon Hub Think Thank - IORA di Bali. Foto Dok. Kemenko Marves.

Share on FacebookShare on Twitter

Selain itu, ekosistem ini memainkan peran penting dalam mitigasi bencana dengan mengurangi tinggi gelombang saat terjadi badai, sehingga menghasilkan penghematan ekonomi yang besar dan diperkirakan mencapai miliaran dolar. Melindungi dan memulihkan ekosistem ini dinilai penting, tidak hanya untuk mitigasi iklim tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat dan perekonomian yang bergantung pada ekosistem tersebut.

Workshop tersebut berfokus pada tantangan dan hambatan yang harus diatasi untuk memanfaatkan ekosistem pesisir. Penekanan khusus pada ekosistem karbon biru, sebagai inti dari solusi adaptasi berbasis alam.

Baca Juga: Yonvitner: Mangrove Ibarat Ibu yang Diperlukan untuk Mengasuh Banyak Anak

“Kami bertujuan untuk menyatukan pengetahuan yang ada menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk membentuk keputusan kebijakan. Kami juga mencari cara inovatif untuk mendanai tindakan penting yang diperlukan,” ungkap Firman.

Sejumlah pakar dan praktisi terkemuka dari seluruh dunia diundang dalam acara itu. Wawasan mereka akan digabungkan dengan perspektif para delegasi yang mewakili IORA, sehingga mendorong pertukaran gagasan yang dinamis. Acara tersebut mencakup beragam tema, yakni adaptasi terhadap risiko fisik yang dihadapi infrastruktur, strategi untuk meningkatkan ketahanan mata pencaharian, dan kerangka kerja komprehensif yang mengatur kebijakan dan keuangan inovatif.

Firman berharap acara tersebut dapat menyalurkan upaya kolektif bersama untuk memanfaatkan potensi ekonomi biru sepenuhnya melalui ekosistem karbon biru. Ia mengklaim, upaya tersebut menjanjikan masa depan yang lebih berketahanan dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

“Mari kita ingat kata-kata pelestari lingkungan terkenal Baba Dioum. In the end, we will conserve only what we love; we will love only what we understand; and we will understand only what we are taugh,” pungkas Firman. [WLC02]

Sumber: Kemenko Marves

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ekonomi biruindustri pariwisata pesisirIORAKarbon birukawasan pesisirKemenko Marvessolusi berbasis alam

Editor

Next Post
Ilustrasi kapal penangkap ikan. Foto moritz320/pixabay.com.

Walhi: Ekonomi Biru Dorong Perampasan Ruang Laut di Indonesia, Ini Catatannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media