Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

FKY 2022 Dibuka dengan Pengumpulan Air, Ditutup dengan Penyiraman Trembesi

Senin, 26 September 2022
A A
Proses penyiraman bibit pohon trembesi dalam penutupan FKY 2022, 25 September 2022. Foto fky.id

Proses penyiraman bibit pohon trembesi dalam penutupan FKY 2022, 25 September 2022. Foto fky.id

Share on FacebookShare on Twitter

Namun juga terdapat penampil kontingen Dinas Kebudayaan dari luar DIY, yaitu kontingen Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), kontingen Kabupaten Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur), kontingen Kabupaten Lampung Selatan (Lampung), dan kontingen Kabupaten Jembrana (Bali).

Lokasi pelaksanaan FKY pun tersebar di 69 lokasi di seluruh wilayah DIY, baik yang digunakan sebagai ruang perekaman subjek maupun penyelenggaraan kegiatan. Lokasi ini meliputi ruang kegiatan budaya, ruang publik, ruang domestik, ruang komunitas, kampus, situs, dan cagar budaya.

Sementara kunjungan masyarakat ke acara tersebut hingga 24 September 2022 tercatat mencapai 34.170 secara fisik dan 13.000 pengguna daring. Berbagai lini partisipasi juga dibuka selama FKY 2022, meliputi 233 pendaftar relawan, 270 pendaftar penampil panggung FKY, dan 567 pendaftar produk kreatif dan kuliner.

Baca Juga: Gerakan Konservasi Air Komunitas Resan Gunungkidul Dilirik Mahasiswa UGM

Ketua I FKY 2022, Doni Maulistya menyampaikan FKY tahun ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pencatatan kebudayaan. Dengan kata lain, tak hanya menghadirkan ruang festival yang menyajikan hiburan, melainkan juga memberikan pengalaman yang baik sekaligus ruang berbagi pengetahuan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menambahkan, FKY 2022 sejalan dengan tema G20 di mana kebudayaan adalah jalan hidup berkelanjutan dan kebijaksanaan lokal dari masyarakat menjadi bagian dari upaya mempertahankan kehidupan berkelanjutan tersebut.

“Catatan kebudayan yang dihasilkan merupakan data kebudayaan kami hari ini yang dapat terus dipelajari dan dikembangkan oleh masyarakat luas sebagai sumber inspirasi dan pengetahuan untuk masa depan”, papar Dian Laksmi dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com, 25 September 2022. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FKY 2022G20kebudayaankonservasi airmerawat airpohon trembesiritual

Editor

Next Post
Ilustrasi penebangan pohon kayu di hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Perubahan Kebijakan Pasar Kayu Dunia, Pemerintah Terbitkan Kajian Implementasi FLEGT VPA di Berlin

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media