Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Forest Bathing, Terapi Redakan Stres Ringan hingga Sedang

Cocok untuk stres ringan hingga sedang, seperti kelelahan emosional, kecemasan ringan, atau burnout.

Kamis, 31 Juli 2025
A A
Memeluk pohon, salah satu bentuk terapi forest bathing. Foto aszak/pixabay.com.

Memeluk pohon, salah satu bentuk terapi forest bathing. Foto aszak/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Belakangan beredar konten yang menyebut memeluk pohon dapat meredakan stres. Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, Widya Eka Nugraha mengatakan memeluk pohon bisa meredakan stres ringan jika dilakukan dalam konteks forest bathing alias terapi alam.

“Sebagian besar penelitian terkait pengaruh pohon terhadap stres dilakukan melalui setting forest bathing, bukan hanya dengan memeluk pohon semata,” ujar Widya.

Sebaliknya, jika dilakukan di luar konteks forest bathing, hal tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

Baca juga: Menjaga Mangrove Lewat Stop Buang Sampah, Terbitkan Regulasi dan Gandeng Kampus

“Belum cukup bukti ilmiah yang mendukung manfaat memeluk pohon secara terpisah dari praktik forest bathing,” kata dia.

Bukan pengganti pengobatan

Forest bathing, juga dikenal dengan istilah sylvotherapy, tapa hijau, atau mandi hutan merupakan aktivitas menyeluruh yang melibatkan berjalan di hutan, menghirup udara segar, menyentuh pohon, hingga melakukan meditasi kesadaran penuh (mindfulness).

“Kalau memeluk pohon dilakukan dalam konteks ini, banyak penelitian menunjukkan efek positif dalam meredakan stres,” imbuh dia.

Baca juga: Wilayah Tektonik Kamchatka Mirip Pantai Barat Sumatra, Pantai Selatan Jawa dan Utara Halmahera

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fakultas Kedokteran IPB Universityforest bathingmemeluk pohon

Editor

Next Post
Kebun Raya Mangrove di Surabaya, Jawa Timur. Foto Dok. BRIN.

Peran Kebun Raya Mangrove Surabaya dari Konservasi hingga Ketahanan Pangan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media