Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Cianjur, Data Terbaru 268 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022
A A
Gempa Cianjur, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan bantuan kepada pasien di rumah sakit lapangan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022. Foto BNPB.

Gempa Cianjur, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan bantuan kepada pasien di rumah sakit lapangan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban meninggal dunia dampak gempa Cianjur kini menjadi 268 orang. Sedangkan korban yang dinyatakan hilang kini berjumlah 151 orang.

“Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah. Masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022.

Masyarakat yang mengungsi 58.362 orang. Data korban luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit.

Baca Juga: Dilapori Daerah Terisolir Dampak Gempa Cianjur, Presiden Jokowi: Pakai Heli

Suharyanto menegaskan, fasilitas untuk warga yang mengungsi sudah lebih baik. “Sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya,” ujar Suharyanto.

Begitu juga denga dapur umum yang telah beroperasi. “Kalau masih ada yang kurang dan belum terlayani, lambat laun akan kami perbaiki,” kata Kepala BNPB.

Pasca gempa utama magnitudo 5,6 yang merusak, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menetapkan masa tanggap darurat bencana gempa selama 30 hari, terhitung dari tanggal 21 November 2022 hingga 20 Desember.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: data terbaru korban meninggal dunia dampak gempa Cianjurgempa CianjurKabupaten Cianjurkorban tewas dampak gempa Cianjursesar Cimandirisumber gempa Cianjur

Editor

Next Post
Dosen Teknik Geologi Unpad, Ismawan. Foto unpad.ac.id

Ahli Geologi Unpad, Gempa Cianjur Bukan Akibat Sesar Cimandiri Tetapi Sesar Baru

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media